5.06.2011




B2ST terdiri dari 6 member mereka adalah AJ,Yoon Doo Joon,Poppin’ Dragon,So-1,YoSeob,dan Son DongWoon mereka di bawah naungan pihak manajemen Cube Entertainment.B2ST adalah singkatan dari Boys 2 Search the Top. Mereka akan mulai debut pada bulan september 2009 mendatang. Berikut sedikit keterangan para member


1.AJ
Nama Asli : Lee Ki Kwang (이기광)
Tempat,Tanggal Lahir:Seoul, 1990.03.30
Gol. Darah : A
Tinggi&Berat: 174cm&58kg
Pendidikan: Seoul Composite Art School
Hobi: Dance, dan nonton DVD a
Penyanyi Fav: Taeyang of Big Bang, Omarion & Usher.

2.Yoon Doo Joon


Tanggal lahir: July 4, 1989
Tinggi & Berat: 180 cm&67 kg
Posisi: Vocal
Music Fav: Hip hop and R&B

3.Poppin’ Dragon
Nama
Nama Asli: Yong Jun Hyeong, previously known as .
Birth Date: 19 Desember 1989.
Hobi : Dance
Pendidikan: Ahnyang High School, theatre movie

4.SO-1




Asli : Jang Hyun Seung (장현승, 張賢聖)
Tanggal lahir: 03 September 1989
Mantan Grup : Big Bang

5.Yo Seob


Nama Asli : Yang Yo Seob
Tanggal Lahir: 05 Januari 1990

6.Son Dong Woon


Tanggal Lahir : 06 Juni 1991



5.05.2011


“I don’t care eee ee.. i don’t care eee ee.. cause i don’t care eee ee.. i don’t care eee ee.. boy i don’t care” – sedikit cuplikan dari lagu 2ne1 yang sempat booming berjudul “I Don’t Care”.. lagu ini sempat memduduki chart 1 di berbagai acara musik di korea, bahkan mendapat penghargaan sebagai “Song of the year” dari Mnet Asian Music Awards tahun 2009.. 2ne1 berasal dari YG entertainment..
Profile Personil 2NE1 :CL




Name : Lee Chae RinEnglish Name : Chae Lee/ Faith LeeStage Name : CLPosition : Leader, Rapper , VocalDOB : February 26, 1991Height : 162cmBlood Type : AReligion : CatholicHobbies : Writing LyricsFavorite Color(s) : Black, WhiteSpecialties : Dancing, Singing, Rapping, Japanese, French, EnglishFirst Stage Perfomance : SBS Gayo Daejun on December 29, 2007 with YG Family



Sedikit Cerita tentang CL… Awal 2007 merupakan tahun dimana CL mulai bergabung dengan YG entertainment.. tidak ada keterangan yang pasti seputar kemunculan CL hingga ia lebih dikenal sebagai “Si Misterius 16 tahun”, apalagi ketika ia menyumbangkan suaranya dalam intro lagu “Hot issue” milik Big Bang. Debut perform CL dilakukan bersama dengan personil dr YG family pada acara SBS Gayo Daejun (SBS music awards) di akhir tahun 2007. Pada awalnya, CL seharusnya melakukan debutnya sebagai solo dance singer, tapi akhirnya malah diputuskan untuk membentuk grup bernama “2NE1” yang beranggotakan 4 orang..Pihak YG mengatakan bahwa “CL has talent in singing, dancing, and also has charisma to the point that I find high probability in her becoming a next generation star”.



Park Bom



Name : Park BomiEnglish Name : Bom Park / Jenny ParkStage Name : Park BomPosition : Main VocalDOB : March 24, 1984Height : 165cmBlood Type : ABReligion : ChristianHobbies : Listening To MusicFavorite Color(s) : Green, Pink, RedSpecialties : Singing, dancing, English, Japanese, Piano, Flute, CelloFirst Stage Perfomance : Big Bang’s First Showcase, (BIG BANG IS V.I.P) on September 24, 1984, Performing ‘We Belong Together’ and’Stand Up For Love’
Awal karir dari Park Bom dimulai semenjak ia memutuskan untuk absen dari bangku kuliahnya di Berklee College of Music in US dan memilih untuk menjadi seorang entertainer. Ia membutuhkan waktu tiga tahun untuk dapat diterima oleh YGE sebagai trainee. Bom sudah mengikuti training dengan YGE sejak tahun 2005 dan dijadwalkan akan melakukan debut sebagai solo singer dan akan meriliskan single pertamanya pada Maret 2007. Namun kemudian, YGE memutuskan untuk memutar haluan dengan memasukkan ia sebagai salah satu personil 2ne1. Pada awalnya ia dikenal sebagai R&B Pop Singer, namun ketika ia mempertunjukkan kemahirannya dalam menari di sebuah iklan milik Samsung “Anystar”, ia kemudian lebih dikenal sebagai dance singer.



Minji



Name : Gong MinjiEnglish Name : Gong Min JiPosition : Rapper, VocalDOB : January 18, 1994Height : 161cmBlood Type : OReligion : ChristianHobbies : Listening Music, Writing Lyrics, Studying ProductionFavorite Color(s) : PinkSpecialties : Rapping, Dancing, Singing, Japanese, ChineseFirst Stage Perfomance : -



Kemahiran Minji dalam melakukan gerakan menari mengejutkan pihak YGE, bahkan memberikan ia julukan “Briliance” (bakatnya ia dapatkan dari nenek nya yang merupakan penari terkenal bernama Gong Okjin). ia bergabung dengan YGE sejak berumur 6 tahun. awalnya minji dijadwalkan akan melakukan debut pertamanya bersama May Doni (mantan YG trainee) di jepang, namun hal ini tidak terwujud disebabkan May Doni memutuskan untuk pindah label.Sedikit hal seputar diri Minji yang dikutip dalam Minji Cyworld….“Aku suka melakukan/ mecoba hal-hal baru. Aku membayangkan Kebebasan seperti langit dan berwarna pink?? Aku suka hal-hal yang lucu. Aku benci memikirkan hal-hal yang tidak dapat dilakukan; aku ini keras kepala/ gigih saat sedang bersaing. Aku suka membaca dan ketika aku sedang mulai membaca maka akan sulit untukku berhenti. Aku tidak suka hal-hal yang sulit dan membingungkan; aku suka hal yang tersusun rapi dan terkadang aku berpikir sendiri. Aku suka merencanakan sesuatu dan memimpikan rencana tersebut akan terwujud. Aku suka memberi dan itu membuat ku senang ketika melihat senyum orang-orang yang menerima pemberianku tersebut. Sepintas aku terlihat seperti pribadi yang kuat tapi justru aku sering merasa kesakitan karena aku masih muda, dan aku lebih suka merahasiakan perasaan tersebut. Tapi ada kalanya perasaanku memuncak saat kesabaran itu sudah tidak bisa lagi ku tahan. Walaupun ini merupakan waktu yang sulit bagiku, aku akan melanjutkan hidupku dengan rasa bahagia. Aku tahu bahwa waktu berjalan dengan sangat cepat, dan aku tidak akan mendapatkan apa-apa apabila aku tidak berjalan cepat. Waktu, gairah, dan upaya adalah hal yang penting untuk dapat mecapai tujuan. Aku mencoba untuk tidak melupakan TUHAN yang menciptakan aku….. INI LAH AKU ”.



Sandara Park (Dara)



Name : Park SandaraEnglish Name : Sandara ParkNickname(s) : Sandy, Dara, Krung- KrungPosition : VocalDOB : November 12, 1984Height : 162cmBlood Type : AReligion : NoneHobbies : Listening to Music, InternetFavorite Color(s) : PinkSpecialties : Acting, Tagalog, English, ChineseFirst Stage Perfomance : -
Sebelum bergabung dalam 2ne1, sandara park sebenarnya sudah terkenal dalam dunia entertaiment. Ia sering muncul dalam acara televisi, film, dan bahkan pernah memiliki beberapa single di Filipina. Meskipun ia lahir sebagai orang korea, namun ia pindah ke filipina saat ia masih berumur belia, oleh sebab itu, ia sangat fasih dalam berbicara dalam bahasa tagalog dan inggris. Ia mulai terkenal sejak tahun 2004, saat ia mengikuti sebuah acara pencarian bakat di ABS-CBN. Meskipun, ia tidak medapatkan juara pertama, namun ia tetap terkenal di filipina. Namun akibat ketidakaktifannya selama beberapa bulan yang disebabkan ia sempat pergi ke korea untuk melanjutkan kuliah, membuatnya mendapatkan respon yang dingin. Sejak saat itu ia memutuskan untuk bergabung dengan YG. YG sendiri menerima Dara sebagai trainee pada saat itu, dikarenakan mereka melihat potensi yang dara miliki dalam acara KBS documentary. Kemudian Sandara sekeluarga pun memutuskan untuk pindah dan menetap di Korea. Hari berikutnya, pada 2 Agustus 2007, Sandara menandatangani kontrak dengan YGE.YG mengatakan bahwa “If the other members are like meat soup, which has been boiling for a long time, Park Sandara is like the salt (which spray on top)”.



2NE1 Wins and AwardsApril Cyworld Song of the Month – Big Bang and 2NE1′s LollipopMay Cyworld Song of the Month – 2NE1′s FireMay Cyworld Rookie of the Month – 2NE1090614 SBS Inkigayo #1 Fire: Watch090621 SBS Inkigayo #1 Fire: Watch090717 KBS Music Bank #1 I Don’t Care: Watch090723 Mnet M!Countdown #1 I Don’t Care: Watch090724 KBS Music Bank #1 I Don’t Care: Watch090726 SBS Inkigayo #1 I Don’t Care: Watch090731 KBS Music Bank #1 I Don’t Care: WatchJuly Cyworld Song of the Month – 2NE1′s I Don’t Care090802 SBS Inkigayo #1 I Don’t Care: Watch090806 Mnet M!Countdown #1 I Don’t Care: Watch090807 KBS Music Bank #1 I Don’t Care: Watch090809 SBS Inkigayo #1 I Don’t Care: Watch090813 Mnet M!Countdown #1 I Don’t Care: Watch090814 KBS Music Bank #1 I Don’t Care: Watch090827 Mnet M!Countdown #1 I Don’t Care: Watch2009 Mnet 20′s Choice: Hot New Star – 2NE1: Watch2009 Mnet 20′s Choice: Hot CF Star – Big Bang & 2NE1: Watch2009 Mnet 20′s Choice: Hot Online Song – Fire: Watch090919 2009 6th Asia Song Festival: Best Asian Newcomer’s Award091111 2009 Style Icon Awards: Female Artist Hot Icon Award091121 2009 Mnet Asian Music Awards: Music Portal Mnet Award091121 2009 Mnet Asian Music Awards: Best New Female Artist Award091121 2009 Mnet Asian Music Awards: Best Music Video Award091121 2009 Mnet Asian Music Awards: Song Of The Year (I Don’t Care) Award



Honorable Mentions2009 GQ Awards: This Year’s Stage, This Year’s Album, This Year’s Song



BoyBAnd BARu BIA4

B1A4 Facts :
- B1A4 dibuat dr membernya yg 1 bergolongan darah B dan keempat member lain bergolongan darah A
- Jinyoung yang pertama kali direkut jd member B1A4 lalu Baro, Gongchan, Sandeul dan terakhir CNU
- agensi B1A4 adalah WM Entertaiment



- Walaupun Gongchan adlh maknae, tapi dia tertinggi kedua di grup
- Baro yg menulis bagian rap-nya sendiri di lagu2 yg berada di album B1A4
- B1A4 adlh grup baru yg sudah mempunyai banyak fans sebelum mrk debut!!
- Setelah debut kmrn, tiba2 situs resmi B1A4 penuh dan susah diakses krn banyak orang yang mengaksesnya
- B1A4 jg berarti Be The One, All For One
- Baro member paling pendek
- Jinyoung suka menggigit bibirnya sendiri
- CNU member tertinggi sekaligus member tertua
- di thanks to-nya B1A4, ada nama B2ST’s Hyunseung
B1A4′s Profile
1. Jinyoung

- Real Name: Jung Jin Young (정진영)
- Position: Vocals, Leader
- Birthyear: 18 November 1991
- Height: 178cm
- Weight: 59kg
- Skills: Song writing, singing, acting
- Account Twitter : http://twitter.com/#!/B1A4_JINYOUNG
2. CNU

- Real Name: Shin Dong Woo (신동우)
- Position: Vocals, Rap
- Blood Type: A
- Birthday: 16 June 1991
- Height: 182cm
- Weight: 64kg
- Account Twitter : http://twitter.com/#!/B1A4_CNU
3. Baro

- Real Name : Cha Sun Woo (차선우)
- Position : Rapper
- Blood Type : B
- Birthday : 05 September 1992
- Acconut Twitter : http://twitter.com/#!/BARO920905
4. Sandeul

Real Name: Lee Jung Hwan (이정환)
- Position: Main Vocal
- Birthyear: 20 March 1992
- Blood Type: A
- Height: 178cm
- Weight: 62kg
- Accounts Twitter : http://twitter.com/#!/SANDEUL920320

5.Gongchan

- Real Name: Gong Chan Shik (공찬식)
- Position: Vocals, Magnae (Youngest)
- Birthday: 14 August 1993
- Blood Type: A
- Height: 181cm
- Weight: 60kg
- Account Twitter : http://twitter.com/#!/B1A4_gongchan



5.04.2011


kyuhyun pov
Kim kibum adalah sahabatku satu-satunya yang paling mengerti aku. Dia selalu ada jika ku butuhkan. Dan hanya kepadanya aku bisa mencurahkan isi hati ku, baik itu bahagia ataupun jika aku sedang sedih. Aku sengaja pindah ke sekolahnya, karena di sekolahku yang lama aku sangat bosan. Karena di sekolah itu yang diutamakan hanyalah kekayaan saja. Aku dan kibum bersahabat sejak kami masih duduk di sekolah dasar. Dan dia sangat mengerti aku, begitu juga dengan ku. keesokkan harinya, aku bersekolah di Huandae high school. Hari ini adalah hari pertama aku sekolah, aku berbeda kelas dengan kibum. Kibum di kelas 2A3, sedangkan aku belum tahu. Karena aku harus melapor dulu ke songsaengnim kelasku.


Chaesa pov
Chaeri dan aku pergi ke sekolah. Namun aku seperti melihat seseorang yang sepertinya ku kenal, tapi aku hanya melihatnya sekilas saja. Aku dan Chaeri pun menuju ke kelasku. Aku melihat siswa dan siswi yang ribut membicarakan seseorang. Aku dan Chaeri bingung. Chaeri pun bertanya pada teman sekelasku yang bernama wookie.
Chaeri :” ya…wookie. Ada apa sih, kok pada ribut semua?”
Wookie :” dengar-dengar ada siswa pindahan, dari sekolah elit”
Chaeri :” mwo……yoja atau namja?”
Wookie :” molla….memangnya kenapa?”
Chaeri :” unnyieo….”
Aku dan Chaeri pun duduk di kursi kami masing-masing. Aku melirik kursi kosong di sampingku. Aku merasa seseorang itu pasti akan duduk di sebelahku. Karena hanya itu kursi yang kosong di kelas ku. ntah kenapa perasaan ku tidak enak hari ini. Rasanya aku ingin marah-marah. Tidak berapa lama kemudian bel tanda masuk pun berbunyi. Dan euteuk songsaengnim masuk dengan senyum khasnya. Karena aku adalah ketua kelas di kelas ku itu, seperti yang biasa ku lakukan setiap harinya aku selalu memimpin semua teman-teman ku.
Chaesa :” semuanya…….beri salam”
All:” selamat pagi songsaengnim………”
Euteuk :” pagi……silahkan duduk kembali”
All:” ne….”
Euteuk :’ hari ini, kalian memiliki teman baru, silahkan masuk….”
Euteuk songsaengnim memanggil siswa itu masuk. Aku sangat terkejut, ternyata dia namja yang ku temui kemarin di mall. Aku hanya bisa menghela nafas.
Kyuhyun :” annyeong…….cho kyuhyun imnida”
Chaeri:” Chaesa bukankah dia yang kemarin membuatmu jengkel?”
Chaesa:” nde…wae dia harus jadi teman baru kita. Rasa kesalku belum hilang padanya”
Euteuk :” ya….Leechaeri Lee chaesa kalian sedang membicarakan apa?”
Chaesa :” u…….unnyieo songsaengnim”
Kyuhyun :”(mwo…….gadis itu lagi. Wae…aku harus sekelas dengannya?aish………)”
Euteuk :” cho kyuhyun silahkan duduk di kursi kosong itu”
Kyuhyun :” ne….(wae…duduk di sebelahnya lagi. Benar-benar menyebalkan)” (sambil berjalan menuju kursi kosong)
Lagi-lagi dia menatapku dingin. Kenapa dia harus duduk di kursi sebelahku. Setelah dia duduk di kursinya, dia menatap ku sinis. Aku pun membalas tatapannya dengan tatapan sinis.
Selama jam pelajaran, kyuhyun tidak memperhatikan pelajaran dan hanya asik menatap kearah luar jendela. Karena aku masih merasa kesal padanya, aku pun melemparnya dengan sebuah kertas dan mengenai kepalanya.
Kyuhyun :” ya……….kamu…..”(berteriak)
Euteuk :” ya……….cho kyuhyun. Kenapa kamu berteriak seperti itu?”
Kyuhyun :” u………unnyieo…songsaengnim”
Euteuk :” karena kamu sudah mengganggu konsentrasi murid yang lain. Kamu maju kedepan, kerjakan soal matematika ini”
Kyuhyun :” ne…”
Lagi-lagi ia menatapku dingin, aku yakin ia pasti tidak bisa mengerjakan soal matematika itu, karena dari tadi ia tidak memperhatikan pelajaran. Tapi aku sangat terkejut, ternyata jawaban yang ditulisnya benar.
Euteuk :” waw….jawabanmu sangat tepat. Silahkan kembali ke tempat dudukmu semula”
Kyuhyun :” ne……..”
Ia duduk kembali di kursinya. Ternyata ia pintar juga. Bel istirahatpun berbunyi, aku dan chaesa buru-uru ke kantin. Aku melihat kyuhyun sedang ngobrol dengan kibum di bawah pohon halaman sekolah. Aku heran kenapa kyuhyun berbicara dengan kibum?, sepertinya mereka kelihatan akrab. Bersama teman sekelas kyuhyun kelihatan dingin. Tetapi bersama kibum, terlihat sangat ceria. Tapi aku tidak begitu memperdulikannya.
Kyuhyun pov
Hari ini ketika jam istirahat aku menceritakan semua kejadian yang membuatku kesal pada sahabatku kibum. Kibum tertawa ketika aku menceritakan kekesalanku itu.
Kyuhyun :” kibum…apa kamu tahu, gadis yang ku temui kemarin, ternyata dia sekelas dengan ku”
Kibum :” mwo……terus-terus?”
Kyuhyun :” memangnya tukang parkir, terus-terus”
Kibum :” ha….ha….ha….., maksud ku. terus gimana kamu terhadapnya. Apa kalian berdua masih bertengkar seperti kemarin?”
Kyuhyun :” nde…kamu tahu. Hari ini dia menjahiliku. Masa dia melemparku dengan kertas. Sontak aku berteriak kepadanya. Dan euteuk songsaengnim pun menghukum ku mengerjakan soal matematika. Tapi untung saja aku bisa mengerjakannya. Jadi aku tidak malu ketika di hukum begitu”
Kibum :” arasso…kamu kan memang sangat pandai dalam matematika?”
Kyuhyun :” kyuhyun gitu lho…..”
Kibum menjitak kepalaku.
Kyuhyun :” aish………kenapa kamu menjitakku?”
Aku memegang kepalaku yang di jitak oleh sahabatku itu.
Kibum :” lagian kamu terlalu berbangga diri. Ha……ha……..ha….”
Kyuhyun :” akukan memang sangat pandai…”
Kibum :” ne..arasso. o iya, memangnya gadis itu siapa?”
Kyuhyun :” Chaesa …ya namanya Lee chaesa. Dia sangat menyebalkan tahu…”
Kibum :” hati-hati lho..ntar kamu bisa jatuh cinta padanya?”
Kyuhyun :” mwo…..ya kibum~ssi. Meskipun di dunia ini Cuma hanya ada chaesa. Aku tidak akan menyukainya. Dia sangat-sangat menyebalkan”
Kibum :” ne….terserah kamu lah…kan aku Cuma memberitahu saja”
Kyuhyun :” ya…sudahlah. Tidak usah di bahas lagi”
Kibum :” ke kantin yuk…”
kyuhyun :’ andwe….aku tidak lapar”
kibum :” ya…kamu itu, susah sekali makannya. Ntar kamu bisa kena maag lho…”
Kyuhyun :” tapi aku memang belum lapar. Kalo kamu mau makan, aku temani saja. Tapi aku tidak makan. Ok!!!!!!”
Kibum :” ya sudahlah, lagian kamu itu susah sekali di ajak makan. Hajja kita ke kantin”
Kyuhyun :” ne…..”
Kibum pov
Ketika kyuhyun menyebut nama Chaesa. Jantungku jadi berdebar-debar. Ya, karena sejak kelas 1 aku memang sudah menyukainya, dan aku juga sudah pernah mengugkapkan perasaan ku padanya. Tapi Chaesa menolaknya. Hingga sekarang aku masih memendam perasaanku ini. Ntah sampai kapan aku memendam perasaan cintaku ini padanya. Aku sering sekali mencuri-curi pandang, ketika Chaesa sedang bicara dengan chaeri di kantin maupun di perpustakaan. Aku berharap suatu hari nanti Chaesa bisa ku miliki seutuhnya. Kyuhyun adalah sahabatku yang sangat ku sayang. Ia lebih muda 1 tahun dari ku. meskipun begitu, terkadang ia sangat dewasa. Kyuhyun memang sangat pandai dalam matematika, dia memang sangat dingin terhadap perempuan. Karena sewaktu di SMA nya dulu, ia pernah di khianati oleh kekasihnya. Kekasihnya itu selingkuh dengan teman sekelasnya. Makanya kyuhyun pindah ke sekolahku. Orang tua kyuhyun sering berada di luar negeri, mereka selalu sibuk dengan urusan mereka. Hingga tidak pernah memperhatikan kyuhyun. Kyuhyun sering nginap di rumahku, eomma dan appa juga sayang pada kyuhyun. Begitu juga kyuhyun sangat menyayangi kedua orang tua ku. aku mengajak kyuhyun ke kantin. Dan di kantin itu aku melihat Chaesa dan chaeri sedang tertawa. Aku dan kyuhyun duduk tidak jauh dari mereka duduk. Karena kyuhyun dan Chaesa masih saling kesal dengan kejadian kemarin. Mereka berdua pun saling adu mulut.
Kyuhyun :” ya…..senang sekali ya kamu mengerjaiku tadi?”
Chaesa :” emang……….wae…?, kamu ingin membalasku ya?”
Kyuhyun :” tentu, tapi bukan sekarang. Lihat saja nanti, aku pasti akan membalas perbuatanmu”
Chaesa:” silahkan saja , aku tidak takut padamu…”
Kyuhyun :” ok!!!!”
Kibum :” ya…kyuhyun~ssi. Dia itu perempuan, masa kamu melawan perempuan?”
Chaesa:” ya…….kibum~ssi, memangnya kenapa kalau aku perempuan. Apa perempuan tidak bisa membela diri hah…” (bangun dari duduknya)
Kyuhyun :” ya…aku ingin lihat seberapa beraninya diri mu menghadapi ku” (bangun dari duduknya)
Chaeri :” sudahlah… Chaesa.tidak enak dilihat siswa yang lain?”
Kibum :” sudahlah kyu…”
Chaesa :” dia yang memulainya duluan chaeri”
Kyuhyun :” ya………aku masih kesal karena perbuatanmu tadi di kelas”
Kibum :” sudah kyu….hajja…kita pergi saja. Tidak enak di lihat yang lain”
Aku menarik tangan kyuhyun dan meninggalkan kantin.
TBC

5.01.2011

WINTER OF LOVE part.1




Ini ff ku yang terinsprirasi dari lagunya BOA yang judulnya winter love. Tolong coment nya ya.
Main cast :cho kyuhyun, kim kibum ,Lee Chaesa, lee chaeri

Lee chaesa pov
Di musim dingin kali ini aku melewatinya seperti 5 tahun sebelumnya, di mana di musim dingin ini aku selalu merindukannya, senyumannya, wajahnya yang tampan, suaranya yang indah. Benar-benar membuat ku sangat merindukannya. Dia akan selalu ada di hatiku selamanya. Meskipun sekarang aku adalah milik orang lain. Dan aku sangat menghargai keputusannya yang menyerahkanku pada sahabatnya. Dan aku yakin di atas sana, dia selalu menjagaku. Kyuhyun…..cho kyuhyun……itulah namanya, nama yang selalu akan terukir di hatiku dan tidak akan pernah ada yang akan menggantikannya di hati ku. aku sangat mencintainya…. Malam ini aku duduk di taman dengan mengenakan switter pemberiannya, aku memandang kearah langit yang sangat indah. Namun hatiku masih dingin seperti dinginnya musim ini. Tidak terasa air mataku menetes, aku menangis karena aku sangat merindukannya. Aku mengingat kejadian 8 tahun yang lalu, di mana pada saat itu aku pertama kali bertemu dengannya.


8 tahun yang lalu
Nama ku chaesa, aku adalah seorag gadis yang sangat ceria, meskipun aku bersedih tapi aku tidak ingin menampakkannya. Dan aku adalah seorang gadis yang tegar. Aku kelas 2A1 di huandae high school. Aku dan sahabatku chaeri duduk bersebelahan. Hanya kepada chaeri aku menceritakan semua masalahku. Dan hanya dia yang mengerti aku. Aku tinggal di apartemen hanya seorang diri. Eomma dan appa bekerja di luar negeri, sedangkan onnie ku sibuk dengan kuliahnya di luar negeri. Terkadang chaeri yang menemaniku di apartemen tempat aku tinggal. Hari ini sepulang sekolah, aku menemani chaeri untuk shopping di mall, karena biasa ada diskon besar-besaran. chaeri sedang asyik memilih pakaian yang ingin dibelinya, sedangkan aku karena bosan. Aku pun melihat-lihat jaket di sekitar itu. Aku melihat sebuah jaket yang warnanya menarik hati ku dan ingin membelinya, namun ketika aku memegang jaket itu, ada seseorang yang memegangnya juga. Aku menatap wajah nya, dia sangat tampan, rambutnya yang hitam dan lurus. Dan dia menatapku dingin.
Chaesa :” ya….ini milikku. Aku yang memegangnya duluan”
Kyuhyun :” mwo……jaket ini aku yang pertama kali melihatnya. Jadi jaket ini milikku…berikan padaku”
Chaesa :” andwe…..ini milikku”
Kyuhyun :” berikan padaku…”
Chaesa :” andwe……..”
Kami saling tarik menarik jaket itu. Hingga jaket itu robek. Dan pegawai di toko itu beserta petugas keamanan menghampiri kami.
Chaesa :” ya……..jadi robekkan. Ini gara-gara kamu”
Kyuhyun :” enak saja…kamu yang menariknya sangat kuat. Jadi ini salahmu”
Pegawai :” kalian berdua harus bertanggung jawab. Karena kalian jaket ini menjadi robek”
Petugas keamanan :” kalian berdua ikut saya”
Chaesa :” ta…….tapi dia yang salah bukan saya”
Kyuhyun :” enak saja kamu menyalahkanku.”
Petugas keamanan :” saya tidak mau tahu, sekarang kalian ikut saya”
Akhirnya dengan kekesalanku pada laki-laki itu, aku dan dia di marahi habis-habisan oleh manajer toko itu. Aku dan dia membayar jaket yang kami rusak itu. Setelah masalah itu selesai, kami pun keluar dari ruangan itu. Aku menatap sinis pada laki-laki itu. Begitupun dia menatapku sangat dingin.
Chaesa :” ya…..untuk apa kamu menatapku seperti itu “
Kyuhyun :” cih…untuk apa juga aku menatapmu. Kamu pikir, kamu cantik apa. Ke geeran”
Chaesa :” ya…….aish….”
Laki-laki ini sangat membuatku kesal. Kenapa aku bisa bertemu laki-laki seperti dia sih. Menyebalkan. Chaeri menghampiriku.
Chaeri:” chaesa…kamu kemana saja. Aku mencari mu dari tadi, dia siapa?”
Chaesa :” molla…dia menyebalkan. Hajja kita pergi dari sini. Lama-lama melihatnya bisa membuatku naik darah”
Kyuhyun :” ya…..sembarangan saja kamu bicara. Kamu yang menyebalkan. Ya….jaga temanmu ini, jangan sampai dia membuat masalah denganku”
Kemudian laki-laki itupun pergi dengan keangkuhannya. Chaeri merasa heran.
Chaeri :” sebenarnya apa yang terjadi? Aku bingung apa yang di katakana laki-laki itu padamu”
Chaesa :” nanti saja ku jelaskan padamu. Aku sekarang lagi malas, aku sudah terlanjur kesal atas ulahnya pada ku. semoga saja aku tidak pernah bertemu dengannya lagi”
Chaeri hanya tersenyum melihatku yang mengomel. Sepanjang perjalanan pulang aku selalu ingat dengan kejadian tadi. Sehingga aku berteriak di mobil.
chaesa :” a………………………kh. Menyebalkan……………laki-laki. Menyebalkan……………jangan sampai aku bertemu dengan mu lagi……………..”(berteriak)
Chaeri :” ya…..chaesa. berisik tahu…aku sedang menyetir nih. Lagian untuk apa kamu berteriak seperti itu, aku tahu kamu sedang kesal. Tapi hati-hati dari suatu pertengkaran biasanya bisa membuatmu jatuh cinta”
chaesa :” mwo…….andwe…jangan sampai aku jatuh cinta pada orang seperti dia”
Chaeri :” aku hanya memberi tahu saja….”
chaesa:” arasso…, o iya, malam ini kamu nginap di rumahku ya”
Chaeri:” ne………”
chaesa :” gomawo….. Chaeri. kamu memang sahabatku yang terbaik”
Aku sangat senang, karena aku memiliki seorang sahabat seperti Chaeri, yang selalu ada untukku.
Kyuhyun pov
Menyebalkan kenapa aku bisa bertemu dengan gadis seperti dia. Sepanjang perjalanan aku menggerutu sendiri, sambil mengendarai motorku dengan sangat laju. Aku berhenti di rumah sahabatku kim kibum. Kibum heran kenapa aku datang ke rumahnya dengan wajah cemberut sambil mengomel tidak jelas.
Kibum :” ya…..kyu…kamu kenapa cemberut seperti itu?”
Kyuhyun :’ hari ini aku bertemu dengan seorang gadis yang sangat-sangat menyebalkan”
Kibum :” memangnya gadis itu kenapa?”
Kyuhyun :” kamu tahu sendiri kan, aku paling suka warna hitam dan putih. Aku melihat jaket yang warna hitam bergaris-garis putih. Jaket itu keren banget. aku ingin membelinya, tapi ternyata gadis itu juga menyukainya. Aku dan gadis itu saling berebut jaket itu. Akhirnya jaket itupun robek. dan petugas keamanan di sana memarahi kami habis-habisan dan kami berdua membayar jaket itu. Kamu juga tahukan aku paling tidak suka di permalukan seperti itu. Sampai sekarang aku masih ingat jelas wajah gadis itu”
Kibum :” kamu ini seperti anak kecil saja. Bisa-bisanya kamu berebut jaket dengan gadis itu. Kan masih bisa cari yang lain”
Kyuhyun :” tapi jaket itu Cuma satu saja”
Kibum :” tapikan tidak seharusnya berebut begitu”
Kyuhyun :” sudahlah…tidak usah dibahas lagi”
Kibum :”ne….., o iya. Bagaimana besok, apa sudah siap pindah ke sekolah ku?”
Kyuhyun :” tentu donk. Semua sudah ku persiapkan. Ni ku bawa di ransel ku”
Kibum :” owh…jadi besok kita berangkat bareng ya?, jadikan malam ini nginap di rumahku?”
Kyuhyun :” tentu donk…makanya aku kemari. Lagian aku malas dirumah, appa dan eomma juga tidak pernah di rumah. Mereka selalu sibuk dengan pekerjaan mereka”
Kibum :” sama saja, tapi bedanya eomma ku meskipun selalu sibuk tapi tetap pulang ke rumah. Dan appa ku tidak pernah pulang terlalu malam. Jadi kami masih bisa berkumpul”
Kyuhyun :” keluargamu sangat menyenangkan. Kalau aku, meskipun aku sakit parah oarng tua ku pasti tidak tahu. Karena yang mereka pedulikan hanya pekerjaan mereka saja”
Kibum :” hush….tidak boleh bicara seperti itu. Aku tidak suka mendengarnya. “
Kyuhyun :” ne………mianhe…aku tidak akan bicara seperti itu lagi.”
Kim kibum adalah sahabatku satu-satunya yang paling mengerti aku. Dia selalu ada jika ku butuhkan. Dan hanya kepadanya aku bisa mencurahkan isi hati ku, baik itu bahagia ataupun jika aku sedang sedih. Aku sengaja pindah ke sekolahnya, karena di sekolahku yang lama aku sangat bosan. Karena di sekolah itu yang diutamakan hanyalah kekayaan saja. Aku dan kibum bersahabat sejak kami masih duduk di sekolah dasar. Dan dia sangat mengerti aku begitu juga dengan ku.
TBC

Silence if silence part 7


Title : Love if silence
Author : Taniyae Shawolelf
Main Cast : Kim Hyo Ri,Lee Jinki
Support cast : Kim Kibum,choi Minho,jung soo ae, kim Eun Ca,eun hee
Genre : Romance, Friendship
Rating : PG-15

Pagi telah tiba. Tetapi matahari belum menampakkan wajahnya. Hyo ri berdiri di tepi danau. Sendiri. Menatap danau. Dan menunggu kehadiran matahari. Kepalanya terus berputar –putar.
Kejadian kemaren cukup membuat nya tidak berani menampakkan wujud nyaris seharian. Hyo ri mengurung diri di dalam kamar. Hanya eun cha, soo ae , key dan minho yang senantiasa menemaninya.



Hyo ri kembali teringat semua kejadian masa lalunya. Semua kejadian yang selalu ia pendam selama ini dan ingin ia lupakan.
Tetapi , tidak bisa. Meski ia mencoba melupakannya, bukti nyata kejadian itu masih tersisa di diri hyo ri.
Kebisuannya.
***
Jinki termenung di tempat tidurnya. Nyaris semalaman matanya terbuka. Hy o ri gadis bisu itu yang membuatnya tidak bisa tidur nyenyak.
Jinki benar-benar merasa bersalah terhadap hyo ri. Ia terlalu egois sehingga tidak menyadari kenapa gadis itu tidak meminta maaf padanya sedikit.
Bukan, bukan tidak meminta maaf. Tapi shiwon tidak pernah memberikan kesempatan pada hyo ri untuk meminta maaf. Tidak sedikitpun.
Kembali hati Jinki terasa mencelos. Kim hyo ri, gadis manis berambut panjang yang selalu di kuncir kuda itu memenuhi kepala dan fikirannya.
Jinki menghela nafas. Ditatapnya notes hyo ri yang tergeletak di sisi kasurnya. Tak sampai hati Jinki dan membayangkan kehidupan yang dijalani gadis itu selama ini.
Hidup di dunia yang penuh hingar bingar, penuh canda tawa serta suara-suara. Tetapi gadis itu sendiri tidak bisa bersuara. Tidak bisa berkata. Kata. Hanya melalui sebuah notes gadis itu bisa menyampaikan apa yang ia pikir dan rasakan.
Gadis itu berbeda dengannya. Terlalu berbeda. Jinki yang selama ini bisa mengungkapkan apa yang ia rasa dengan benar selalu enggan berkata-kata. Jinki selalu diam dan cenderung menjauhi keramaian.
Hyo ri? Gadis itu justru berusaha mencari keramaian. Agar semua orang dapat melihat dirinya. Dan mengingat dirinya. Meski tanpa sepatah kata pun yang keluar dari bibirnya yang mungil itu.
Jinki kembali menghela nafas panjang. Diraihnya notes yang terletak disisi kasurnya, dengan cepat Jinki berjalan menuju keluar kamar. Terlalu penat baginya untuk tetap berada di dalam kamar.
***
Hyo ri menutup matanya. Pagi ini dingin. Sangat dingin. Hyo ri memeluk tubuhnya dengan kedua tangannya. Rasanya ingin berteriak. Tapi lagi-lagi tidak mungkin. Suaranya tercekat.
Ia kembali teringat kejadian itu. Kejadian masa lalu detik-detik dirinya kehilangan suaranya. Detik-detik dimana nyawa seseorang dipertaruhkan. Dan hyo ri menyelamatkannya.
——–FLASH BACK————
“KEY!!”
Minho menatap key geram. Key menatap hyo ri dan minho yang jatuh terduduk di sisi jalan dengan dingin.
“apa lagi?”
Hyo ri tergidik. Inikah sosok kakaknya selama ini? Kakak yang selalu ia banggakan di depan semua orang? Kakak yang selalu ia sayangi dan ia cintai? Kakak yang selalu tersenyum hangat jika melihat hyo ri tertawa? Kakak yang selalu melindungi hyo ri? Inikah kim kibum?
“oppa…”
Key menatap hyo ri. Ada luka di mata hyo ri. Key terdiam sejenak, mata key melunak. Tetapi kembali mengeras ketika menatap minho.
“bawa pulang hyo ri, itu tugas mu. ‘tuan muda’ minho”
Minho terdiam melihat sikap key . Ia mengerti. Key memang membencinya. Sangat membencinya. Dan ia juga tidak bisa melakukan apa-apa untuk menghilangkan kebencian key padanya. Karena satu-satunya cara ia harus lenyap dari dunia ini. Hanya itu.
Key melangkah meninggalkan minho dan hyo ri yang terpaku menatap sosok key dari sisi jalan. Dengan segala macam rasa benci dan iri key meninggalkan hyo ri dan minho.
Yah, key membenci minho. Sangat membencinya. Kenapa choi minho harus hadir dalam kehidupannya yang bahagia? Kenapa choi minho harus menjadi anak pintar? Kenapa choi minho harus selalu dibanggakan ? key adalah anak tertua dalam keluarga itu,tetapi kenapa harus selalu minho dan minho serta minho yang selalu diandalkan??? Apakah ia tak punya arti dalam keluarga itu??
Key terus melangkah menyebrangi jalan tanpa menghiraukan apapun yang ada di depannya. Tanpa ia sadari sebuah cahaya melintas mendekatinya.
“ OPPAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”
Key terpaku. Menatap cahaya itu tidak bergerak. Hanya suara hyo ri yang ia dengar. Suara jerit hyo ri. Adik tersayangannya.
‘BRUK!’
Key membuka matanya. Apakah ia sudah mati? Digerakkan tangannya. Tidak. Ia tidak mati. Ia masih bisa merasakan seluruh tubuhnya bergerak.
Dengan perlahan key duduk menatap pemandangan di depannya.minho terduduk di jalan. Dan key terduduk di sisi jalan. Sementara di sisi seberang terlihat hyo ri berdiri dengan wajah pucat.
Key menatap minho yang telrihat pucat. Kenapa? Kenapa minho orang yang ia benci harus menolongnya?? Kenapa????
Minho terduduk dijalan. Kakinya bergetar. Sempat dirasakan aroma kematian mendekatinya. Jantungnya berdebar kencang. Apa yang ia pikirkan????
Tubuh nya serasa bergerak tanpa di komando begitu melihat key yang diam mematung di tengah jalan memandangi mobil yang melintas menuju ke arahnya.
Gilakah dia? Tidak. Minho tidak gila. Hanya saja ia merasa itu yang harus ia lakukan.
Minho mendongakkan kepalanya menatap key disisi jalan. Terlihat wajah pucat key perlahan berona. Key selamat. Dan minho lega akan hal itu.
Hyo ri menatap punggung minho yang perlahan mulai beringsut dri tempatnya. Hyo ri menghela nafas begitu menyadari key dan minho baik-baik saja.
Tetapi, entah kenapa mata hyo ri menoleh ke sisi kanan minho . Seketika wajah hyo ri memucat. Sebuah truk sedang melintas kearah minho Sedang minho belom menyadarinya.
Entah apa yang membuat hyo ri begitu berani, kaki hyo ri melangkah mendekati minho. Dengan sekuat tenaga hyo ri mendekati minho. Dengan cepat hyo ri mendorong tubuh minho menjauhi nya. Sangat kencang.
‘BRUKK’
Hyo ri terjatuh di aspal jalan. Sementara minho terlempar ke sisi jalan, tepat disebelah key.
Hyo ri sempat merasakan sebuah cahaya mendekatinya.
‘apa itu?’
Detik berikutnya hyo ri sudah tidak mengingat apa-apa. Hanya gelap dan sebuah suara tubrukan yang mengerikan bergaung-gaung ditelinganya.
———END of FLASH BACK——–
Air mata hyo ri mengalir. Luka itu terbuka kembali. Ia kembali mengingat hal pertama yang ia sadari ketika membuka mata adalah kehilangan suaranya. Suaranya tidak mau keluar meski hyo ri berteriak. Teriakannnya hilang ditelan sunyi.
Dan mulai sejak itu hyo ri hidup dalam kesunyian.
***
Jinki terdiam di pintu cottage menatap gadis yang berdiri di tepi danau. Seribu pertanyaan terlintas di kepalanya. Beserta perasaan bersalah dan menyesal yang sangat dalam.
“kim hyo ri, sedang apa kau?”
***
Hyo ri terdongak begitu merasa sesuatu yang hangat dan bersinar menerpa wajahnya.
‘matahari’
Hyo ri menatap mentari yang seperti masih malu-malu menampakkan wujudnya dengan semangat. Yah hyo ri memang sangat menyukai mentari.
Dengan wajah terdongak ke atas hyo ri memejamkan mata dan merentangkan kedua tangannya.
‘selamat datang matahari’
***
Jinki tercengang. Hyo ri sedang merentangkan tangannya di depan danau. Jantung Jinki berdegup kencang. Ia khawatir. Apa hyo ri berniat untuk bunuh diri????
Tanpa Jinki perintah kaki Jinki melangkah cepat menuju hyo ri yang sedang merentangkan tangannya di depan danau. Hanya ada satu tujuan di kepala Jinki . Menangkap hyo ri cepat cepat.
Hyo ri masih memejamkan mata ketika dirasakannya sesuatu datang mendekatinya.hyo ri menoleh.
‘BRUKK’
Detik berikutnya hyo ri merasa hangat dan nyaman. Jauh lebih nyaman dibanding ketika memejamkan mata di hadapan matahari yang berangsur terbit.
Jinki mendekap erat tubuh hyo ri. Jantungnya berdebar. Entah kenapa ia merasa sangat takut tubuh yang sedang ia dekap ini menghilang dari hadapannya. Berubah menjadi sosok tubuh yang tak bernyawa.
“mianhae hyo ri-a, mianhae..”
***
hyo ri terdiam.
‘jinki? Jinki kah yang memeluknya?’
Mata hyo ri yang hitam ngejerjap-ngerjap. Tangannya yang lentik dengan pelan mendorong tubuh yang sedang memeluknya.
hyo ri terdiam.
‘jinki-a?’
***
Nafas Jinki masih memburu. Jantungnya masih berdetak kencang. Hyo ri menatapnya bingung. Jinki menatap hyo ri khawatir.
“jangan melakukan hal itu lagi..kumohon.”
Mulut hyo ri terbuka seperti hendak mengatakan sesuatu. Tidak. Tidak jadi.hyo ri tahu keterbatasannya. Dengan cepat di rogohnya sakunya. Tidak ada. Notesnya tidak ada.
“ini yang kau cari?”
Jinki menatap gadis kecil di depannya dengan hati-hati. Seakan gadis di depan adalah kaca yang retak dan mudah pecah kapanpun. Tangan Jinki terjulur kearah gadis itu. Menyodorkan sebuah notes. Notes yang tertinggal pada Jinki secara tidak sengaja karena kejadian kemaren.
Gadis itu menatap Jinki bingung. Matanya berbina-binar.
‘deg’
Jantung Jinki berdebar. Dapat dirasakan muka Jinki memerah. Cantik. Sangat cantik. Gadis dihadapannya ini, gadis yang ia benci sekaligus gadis yang membuatnya simpati sangat cantik. Gadis yang bernama kim hyo ri.
Tidak henti-hentinya Jinki memandangi wajah hyo ri yang mengerjap-ngerjap menatap Jinki bingung.
Jinki menghela nafas. Ternyata dirinya memang bodoh selama ini. Dirinya terlalu jahat untuk menyadari bahwa hyo ri adalah gadis yang manis dan mempunyai mata yang sangat indah.
***
Hyo ri mengambil notes yang terjulur dari tangan Jinki . Sekilas hyo ri menatap Jinki yang sedang memandang dirinya.
Seketika wjaah hyo ri memerah. Ia dapat merasakan wajahnya memanas. Jantungnya berdebar kencang.
‘kenapa kau menatapku seperti itu jinki-a ‘
Dengan kikuk hyo ri menulis sesuatu di notesnya.
‘kenapa tiba-tiba meminta maaf padaku shi won-a? kau tidak punya salah apa-apa padaku tidak ada yang perlu dimaafkan kan?’
Jinki membaca notes hyo ri. Hatinya mencelos. Ternyata memang benar. Gadis ini gadis baik. Bukan seperti yang ia fikirkan selama ini. Bahkan gadis ini tidak mempermasalahkan sikap shi won kemaren yang cenderung mempermalukannya di muka semua orang.
Ah, Jinki memang menyesal. Sangat menyesal.
“sikapku padamu kemaren keterlaluan. Mianhae..”
‘andwe. Tidak usah di pikirkan’
Hyo ri tersenyum. Jinki terdiam menatap hyo ri yang terlihat begitu bersinar. Entah perasaan apa yang menghinggapi Jinki , hanya rasanya Jinki merasa sangat nyaman di dekat hyo ri. Dan Jinki berharap waktu berhenti. Meski hanya saat ini saja.
“sedang apa kau disini? Kenapa kau tadi seperti ingin menceburkan dirimu ke danau? Kau ingin bunuh diri???”
Hyo ri menatap Jinki heran. Jinki menatap wajah hyo ri yang sedang menatapnya. mata hyo ri membesar.
‘bunuh diri?’
“loh, bukannya kamu henda bunuh diri disini? Aku lihat kau merentangkan tanganmu seperti hendak menceburkan dirimu kedalam danau”
hyo ri terdiam menatap Jinki bingung.
‘dia pikir aku mau bunuh diri?’
Seketika hyo ri tertawa hingga membungkuk-bungkuk memegang perutnya. Meski tidak ada satu suara pun terdengar dari mulutnya yang tebuka lebar.
Jinki yang melihat tingkah hyo ri langsung merasakan wajahnya memerah. Hyo ri semakin kencang memegangi perutnya yang sakit karena melihat wjaah shi won memerah.
‘ommo, imut sekali wajahnya yang memerah’
‘aku tidak bunuh diri, kau pikir untuk apa aku bunuh diri’
“er,, aku pikir, kau… err..”
‘sakit hati karena perkataan mu kemaren?’
Jinki terdiam. Ditatapnya wajah hyo ri yang sedang tersenyum menatapnya. ada luka terlihat disana.
“mianhae..”
Hyo ri tertawa kembali. Di pukulnya pelan lengan Jinki sehingga Jinki terkaget.
‘aku bukan tipe wanita yang frustasi hanya karena seseorang menghina ku’
Jinki terdiam. Dalam hati shi won menyetujui ucapan hyo ri. Tentu jika hal itu tidak benar hyo ri tidak mungkin berada disini. Jauh sebelum ia mereka bertemu.
“lalu apa yang sebenarnya kau lakukan?”
‘memeluk matahari.’
“ne?”
‘aku sedang berbicara kepada matahari’
***
Minho terbangun. Dengan malas ia duduk di atas tempat tidurnya. Dengan wajah yang masih ngantuk junsu menoleh kea rah tempat tidur sebelahnya. Kosong.
“Jinki a?”
***
“berbicara pada matahari?”
‘ne’
“bagaimana caranya?”
Hyo ri tersenyum. Ia marentangkan kedua tangannya dan menghadap matahari dengan mata terpejam. Ia tersenyum.
‘trimakasih matahari, karena kau aku bisa bersama nya disini. Berbicara sebagai kawan untuk pertama kalinya. Tanpa rasa benci’
Shi won terdiam melihat tingkah hyo ri. Wajah putih hyo ri yang putih terlihat merona dibawa sinar matahari pagi yang hangat.
Seketika wajah putih itu menoleh kearah Jinki , dengan segera muka Jinki memerah. Untuk kedua kalinya dalam hari ini.
Jinki menatap hyo ri yang sedang tersenyum menatapnya sambil mengagguk-anggukkan kepalanya.
Dengan enggan Jinki mengikuti hal yang dilakukan hyo ri. Memeluk matahari.
***
Eun hee terbangun ketika ia meraskaan sinar matahari memasuki kamarnya. Dengan enggan eun hee meringsut berjalan menuju jendela kamarnya.
Eun hee terdiam ketika ia melihat pemandangan yang sangat menyesakkan hatinya.
“kenapa oppa dekat-dekat dengan gadis tidak punya malu itu?”
***
‘bagaimana?’
Jinki menatap hyo ri. Senyum lembut dan hangat terpasang di wajahnya. Yang membuat wajah hyo ri merona.
“hangat”
‘ne. karena itu akus angat menyukai matahari. Ia adalah temanku’
“teman?”
‘ne. ia adalah temanku yang mempunyai keadaan yang sama denganku’
“maksudmu?”
‘ia tidak dapat berbicara.’
***
minho berjalan keluar kamar. Dengan resah dilangkahkan kakinya menuju pintu luar cottage. Perasaannya sangat tidak enak. Benar-benar tidak enak.
***
Jinki terdiam ketika membaca notes hyo ri. Rasa bersalah dan menyesal kembali mendera-dera di dalam hatinya. Hyo ri yang melihat Jinki tersenyum manis. Yang membuat Jinki melupakan perasaan itu sejenak.
‘kau tahu aku sangat menyukai matahari, apa kau menyukainya?’
Jinki terdiam. Mana mungkin seorang Lee jinki sempat memikirkan hal itu. Jinki selama ini selalu disibukkan dengan deretan angka yang tertera di meja kerja nya. Bahkan untuk menyadari kehadiran matahari saja tidak sempat.
“memang nya kenapa?”
‘karena matahari selalu membuat orang lain hangat, ia selalu memancarkan sinarnya dan membuat orang bahagia dan nyaman. Meski tidak berbicara sepatah katapun. Aku berharap suatu saat aku akan seperti dia’
Hyo ri menatap Jinki lembut.
‘seperti matahari.’
***
Jinki terdiam. Hatinya berdebar kencang. Gadis di hadapannya benar –benar gadis baik dan ia dapat merasakan hal itu.
Diam-diam Jinki mulai berjanji di dalam hatinya, apapun yang terjadi ia akan melindungi hyo ri. Untuk menebus semua perkataannya kemarin. Ia akan melakukan apapun untuk hyo ri. Apapun. Meski ia harus mengorbankan segalanya.
Tanpa hyo ri dan Jinki sadari.minho menatap mereka dari balik pintu cottage. wajah minho menegang.
To Be Countinued…

silence if Love part 6


Title : Love if silence
Author : Taniyae Shawolelf
Main Cast : Kim Hyo Ri,Lee Jinki
Support cast : Kim Kibum,choi Minho,jung soo ae, kim Eun Ca,eun hee
Genre : Romance, Friendship
Rating : PG-15


Hyo ri termangu-mangu di dalam kamar. Kepalanya berputar-putar tentang semua kejadian akhir-akhir ini. Kenapa akhir-akhir ini ia selalu mendapat kejadian yang sangat mengejutkan. Dan kenapa akhir-akhir ini ia selalu bertemu dengan jinki, cowok yang mengganggu pikirannya selama ini.
Hyo ri menghela nafas. Ia membaringkan tubuhnya di kasur. Tanpa hyo ri sadari eun cha yang sekamar dengannya memperhatikan tingkah laku hyo ri. Sejak tadi.


Eun cha menatap hyo ri bingung. Bukan untuk pertama kalinya ia melihat hyo ri bersikap seperti ini. Dan hal ini sangat mengganggu pikirannya.
Ia benar-benar menyayangi hyo ri layaknya adiknya sendiri. Dan eun cha benar-benar tidak suka dengan sikap ‘autis’ yang ditunjukkan hyo ri selama ini. Hyo ri berubah. Bukan hyo ri yang dulu ceria dan selalu menceritakan segala sesuatu terhadap eun cha. Dan eun cha tahu. Penyebabnya pasti berhubungan dengan jinki. Cowok yang hadir tiba-tiba dalam kehidupan mereka berdua.
***
“hyung, mana hyo ri?”
Minho menatap key yang sedang memasukkan pakaiannya ke dalam lemari baju yang terletak di pojok kamarnya.
“memangnya aku baby sitter nya? Kau tanya saja sama eun cha atau soo ae, mereka kan wanita.”
“ah ia, benar juga. Tidak berguna memang jika aku bertanya padamu.” Ujar minho seraya berlalu meninggalkan key.
Key terdiam sejenak sebelum akhirnya ia menoleh menatap minho yang hendak melangkah keluar dari kamar.
“minho-a..”
“ne?”
Minho menatap key yang sedang berdiri menatapnya dengan muka khawatir. Minho terdiam. Ia mengerti kemana arah pembicaraan key, tapi untuk saat ini, minho tidak mau mengungkit sama sekali tentang hal itu. Sama sekali tidak. Minho lebih memilih diam dan menunggu kemana key membawa arah pembicaraannya.
Key tertegun sejenak menatap minho. Semua pertanyaan yang melekat diotaknya sejak soo ae menanyakan hubungan minho dan hyo ri seperti tercekat di tenggorokannya. Tidak sepatah katapun dapat keluar dari bibirnya yang merah itu.
Dilihatnya minho masih mematung menatapnya. Hati key mencelos. Key dapat melihat dari sinar mata minho yang seperti enggan membicarakan hal yang ingin ia bicarakan. Meski key belum mengatakannya.
“andwe, pergilah”
Minho berbalik menutup pintu kamar. Ia terhenti sejenak diluar pintu kamar sebelum akhirnya melangkahkan kakinya menuju ruang tamu.
“mianhae hyung.. aku hanya tidak ingin mengingat kembali masalah itu mianhae”
Key masih berdiri menatap pintu tempat minho menghilang. Hatinya terasa sakit melihat perlakuan minho terhadap hyo ri selama ini.
Key mengerti hal itu dilakukan minho untuk menebus kesalahannya yang telah menyebabkan hyo ri kehilangan suara. Tetapi sama saja kembali mengingatkan key hari dimana semua masalah berawal. Dan key lah yang menjadi penyebab masalah itu. Setidaknya itu menurut key.
Key menghela nafas dan mendongakkan kepalanya menatap langit-langit kamar. Kepalanya terasa berat.
“ternyata susah sekali menghapus kenangan itu..sangat susah”
***
Eun cha mendekati hyo ri yang sejak tadi hanya mengguling-gulingkan tubuhnya di kasur. dengan pelan eun cha duduk disebelah hyo ri yang membuat hyo ri tersentak. eun cha menatap hyo ri khawatir.
“hyo ri-a, sebenarnya ada apa? Apa yang kau rahasia kan padaku ?”
minho melihat soo ae dan eun hee yang sedang duduk santai di ruang tamu.
“apa kalian melihat hyo ri?”
Hyo ri terduduk menatap eun cha. Matanya seolah berkata kepada eun cha. Dan eun cha menjawabnya dengan menatap hyo ri serius.hyo ri menghela nafas. Sepertinya kali ini ia tidak bias berbohong lagi.
Dengan cepat hyo ri meraih notes yang terletak di meja di dekat kasur.
‘eun cha-a, mian hae. Selama ini aku berbohong. ‘
Eun cha membaca notes hyo ri dengan wajah innocent. Tanpa ekspresi eun cha kembali menatap hyo ri. Ia menunggu perkataan hyo ri selanjutnya.
Hyo ri menghela nafas. Dan mulai menulis kembali.
‘ sebenarnya, selama ini aku selalu memikirnya. Memikir semua kejadian yang terjadi akhir-akhir ini. Kenapa aku selalu bertemu dengannya. Kenapa aku selalu merindukannya jika aku tidak bertemu dengannya. Kenapa kepalaku penuh dengannya. Oleh karena itu mungkin aku bersikap agak aneh akhir-akhir ini’
“nuguya?”
‘lee jinki’
Eun cha terdiam membaca notes hyo ri. Matanya terbelalak.
“lee jinki? Kau menyukai lee jinki hyo ri-a?”
Hyo ri terdiam. Wajahnya memerah. eun cha yang melihat tingkah hyo ri langsung menghela nafas lega. Bebannya terangkat satu.
“aku pikir kau menyukai minho, aku hampir mati gila memikirkan mu dengan minho. Aku benar-benar merasa telah merusak hubunganmu dengan minho”
Hyo ri yang mendengar ucapan eun cha langsung mencibir.
‘kau gila apa? Mana mungkin aku menyukai pemuda gila seperti itu? Aish!! Seperti tidak ada cowok lain saja di dunia ini’
Eun cha yang membaca notes hyo ri langsung tertawa terbahak –bahak. Hyo ri pun memanyunkan bibirnya.
***
Jinki sedang duduk di bangku di pinggir danau ketika ia merasa seseorang menghampirinya. Jinki menoleh.
“soo ae –a?”
Soo ae tersenyum ke arah jinki dan duduk disampingnya.
“aku sudah dengar dari eun hee, katanya kalian sekarang sudah bertunangan? Kenapa kau tidak memberikan undangannya kepadaku? Aish kau jahat sekali!!”
Jinki terkekeh sedikit sebelum akhirnya menatap danau kembali.
“eun hee berkata kami bertunangan yah? Aku tidak merasa bertunangan dengannya soo ae-a, aku merasa dijodohkan dengannya.”
“ne?”
“aku tidak mencintai eun hee soo ae-a.. tidak sama sekali”
***
“lalu bagaimana? Aku mendukung sih hubungan mu dengannya, tapi, sepertinya berat. “
Hyo ri menatap eun cha sejenak. Ia tersenyum getir sebelum menuliskan sesuatu di notesnya.
‘aku sadar dengan keadaan diriku eun cha-a, aku tidak pernah memaksakan sesuatu terhadap jinki. Cukup berada disampingnya dna melihatnya bahagia sudah cukup bagiku. Aku cukup sada diri aku siapa dan dia siapa’
Eun cha menatap hyo ri tajam. Ada sedikit luka di wajahnya. Dan eun cha tidak menyukai itu.
“sudah kubilang hyo ri-a, jangan pernah berbicara seperti itu. Jika jinki mencintaimu dia akan menerima mu apapun keadaanmu. Apapun!!”
Hyo ri tersenyum getir. Dan lagi-lagi eun cha menangkap luka dalam senyumnya itu.
“aku tidak peduli hyo ri dengan keadaan mu atau kau siapa, yang aku tahu kau sama seperti kami tidak ada bedanya. Kau manusia dan kau wanita. Kau masih muda. Dan kau berhak mendapatkan apa yang kau mau. Bahkan cinta yang menurutmu tidak mungkin itu.”
Hyo ri terdiam. Kembali teringat wajah jinki di ruang operasi lalu. Begitu pucat. Seandainya saja ia tidak melangkahkan kakinya ke ruang operasi. Seandainya saja ia tidak membanting nampan waktu di café. Seandainya saja ia tidak pernah bertemu dengannya.
Tanpa hyo ri sadari air matanya mengalir. eun cha terdiam melihat sikap hyo ri.
“hyo ri-a”
Hyo ri mendongakkan kepalanya. Eun cha menatapnya khawatir.
“apapun yang terjadi aku selalu ada disampingmu. Jangan pernah memendam perasaan mu sendirian. Pasti beratkan?”
***
Soo ae terdiam. Wajah jinki tampak dingin terlihat dari samping. Tidak ada binar –binar kebahagiaan seperti yang biasanya dipancarkan pasangan kekasih yang ingin melangsungkan pernikahan.
“apa maksudmu jinki-a?”
Jinki tersenyum kecil.
“kau tahu soo ae -a? aku adalah anak seorang pengusaha ternama di korea ini. Aku adalah satu-satunya ahli waris yang dibanggakan,.aku selalu dituntut mengerjakan semuanya tanpa mengenal perasaan. Dan itu membuatku sama sekali tidak sempat untuk sekedar melirik atau merasakan yang namanya cinta. Akh,aku sendiri tidak mengerti apa itu cinta.”
“jinki-a..”
“eun hee, dia sudah kuanggap adikku sendiri. Orang yang sangat kusayang. Terlalu saying hingga akhirnya aku sendiri tidak memperhatikan wanita lain di sampingku kecuali eun hee. Karena aku merasa, semua wanita disampingku hanya menginginkan harta ku. Kau mengerti maksudku?”
Soo ae terdiam. Ia menatap jinki dalam. Ia mengerti kenapa jinki bersikap seperti itu. Hal itu pula yang membuatnya sering kabur dari rumah dulu ketika sma. Dan berteman baik dengan key .ia dan key, sering terlihat di jalanan mencopet, bahkan memeras orangtua yang lewat dijalan yang biasa soo ae lalui sehabis mengantarkan makanan untuk ayahnya yang bekerja.
Tetapi soo ae tidak pernah memusingkan hal itu, toh selama mereka tidak mengganggunya ia tidak peduli. Itulah soo ae, dahulu. Sebelum akhirnya ia mengenal key secara dekat dan mengetahui semua masalahnya.
“eun hee, selalu berada di sampingku. Selalu melindungiku. Selalu berusaha membuatku bahagia. Dulu aku sempat berfikir, mungkinkah aku jatuh cinta padanya? Tetapi soo ae-a sekarang aku sadar. Aku tidak mencintainya. Tidak sama sekali.”
Soo ae terdiam. Bukan ini yang mau ia dengar dari seorang jinki. Sama sekali bukan. Ia tidka bermaksud mendengar ini. Karena ia sangat mengenal eun hee. Dan ia tahu, eun hee sangat mencintai jinki. Harga diri eun hee tentu terluka jika mengetahui hal ini.
“eun hee, sudah kuanggap sebagai adikku. Tetapi ketika appa dan omma ku berkata aku akan menikah dengannya aku sama sekali tidak keberatan karena bagiklu, memang hanya eun hee yang pantas mendampingiku. Tetapi..”
“tetapi?”
“tetapi akhir-akhir ini aku merasa bimbang. Entah apa yang ada didalam benakku, aku merasa eun hee bukan pendamping hidupku. Ada seseorang yang ditakdirkan olehku, meski aku tidak mengetahuinya.”
Jinki menatap soo ae sejenak dan tertawa kecil.
“mungkin terdengar melankolis dan terlalu feminism bagimu ya, tetapi itulah yang kurasakan, apalagi setelah aku bertemu dengannnya. Dewi penyelamatku.”
“dewi penyelamat?”
“ne. orang yang telah mendonorkan darahnya untukku, aku merasa, sangat berhutang budi padanya. Akh mungkin lebih. Aku merasa benar- benar berterimakasih padanya, karena tanpa dia mungkin aku tidak akan pernah bertemu denganmu”
“apakah kau mengetahui siapa dia?”
“ne, dia eun cha.Kim eun cha. Sepertinya kau mengenalnya.”
“ah, temen kerja hyo ri-a, adiknya key”
“hyo ri? Adiknya key? Kenapa aku baru tahu?”
“dia datang kesini kok, kau pasti sudah pernah melihatnya.”
Jinki mengerjap-ngerjapkan matanya. Kepalanya mendongak menatap langit. Terbayang wajah seorang wanita yang ada dihadapannya tadi. Wanita berkulit putih dengan rambut panjang yang selalu dikuncir kuda.
“ah, dia. Mianhae, dia selalu diam padaku. Tidak pernah berbicara sepatah katapun padaku. Susah untukku mengingatnya. Kau tahu kan? Aku susah sekali mengingat orang yang jarang berbicara denganku”
Soo ae tersenyum.
“lalu, apakah kau mencintai dewi penyelamatmu itu?”
jinki terdiam.
“entahlah. Aku tidak mengerti sepertinyaa..”
Jinki terdiam. Entah mengapa hatinya memberontak. Ia tahu bukan ini yang ia inginkan. Ia memang bersimpati terhadap dewi penyelamatnya tapi entah kenapa ada sesuatu yang mengganjal. Dan entah kenapa ia merasa eun cha bukanlah dewi penyelamatnya. Ada seseorang, seseorang yang jinki sendiri tidak mengetahuinya. Tetapi jinki yakin bukan eun cha
“sudahlah, lebih baik kita masuk. Sudah waktunya makan malam kan?”
“ne”
***
Eun hee menatap jinki dan soo ae tajam. Airmata nya mengalir. Tanpa soo ae dan jinki tahu. Eun hee mendengar percakapan mereka. Dan rasanya sangat sakit. Mengetahui bahwa jinki sama sekali tidak mencintainya.
Hati eun hee mulai goyah. Akankah jinki tetap bersamanya? Akankah jinki tetep berada disisinya? Meski ia tahu jinki tidak mencintainya?
Eun hee menghapus air matanya dan bergegas meninggalkan soo ae dan jinki yang hendak berjalan menuju cottage. Ia benar-benar tidak ingin jinki tahu bahwa ia mendengar pembicaraan mereka.
Yah, lebih baik begini. Berpura-pura tidak tahu dan terus berada di sisi jinki.
***
Hyo ri menatap eun cha. Sebelum akhirnya ia membulatkan tekadnya. Dengan cepat ia menulis sesuatu.
‘eun cha-a, sekali lagi mianhae, aku telah merahasiakan sesuatu padamu’
eun cha memiringkan kepalanya. Ia menatap hyo ri heran.
‘sebenarnya eun cha-a, dewi penyalamat yang ia cari selama ini, Itu aku.’
“MWEO???”
***
Minho berdiri di depan pintu kamar eun cha dan hyo ri. Terdiam. Matanya menerawang tanpa arah. Kepalanya berputar-putar. Hatinya terasa pilu.
Yah, sudah lama minho berdiri di depan kamar eun cha dan hyo ri. Tentu tanpa mereka berdua ketahui. Tanpa maksud menguping minho mendengar semua percakapan eun cha dan hyo ri. Meski hanya eun cha yang berbicara, ia bias menerka-nerka apa yang hyo ri katakana padanya. Dan lagi-lagi, ia merasa bersalah sangat bersalah.
Air mata minho menetes tanpa ia sadari.
“mianhae hyo ri-a, mianhae, semuanya karena aku. Karena aku.. mianhae..jeungmal mianhae..”
***
“kenapa tidak pernah kau katakna pada jinki?”
‘tidak perlu. Tidak usah. Lebih baik seperti ini’
“tapi ia mengira dewi penyelamatnya itu aku!!!”
‘aku tidak keberatan’
“kau bodoh hyo ri-a”
Hyo ri tersenyum getir. Sebelum akhirnya menulis di notesnya.
‘jika aku mengatakan itu padanya sekarang sudah terlambat kan?’
***
Minho masih terdiam di depan kamar eun cha dan hyo ri. jinki, ternyata selama ini hyo ri lah dewi penyelamat yang dicari jinki. Dan hyo ri tidak bias mengatakannya. Karenahyo ri tidak bisa bicara. Dan itu semua terjadi karena ku.
Minho menarik nafas panjang. Rasanya terlalu berat dan sudah cukup apa yang ia dengar kali ini. Ia tidak sanggup mendengar kembali apa yang akan hyo ri ceritakan pada eun cha. Sudah cukup. Cukup sampai disini.
‘TOK TOK’
“hyo ri-a, eun cha -a, turun!!! Kita makan!!!” ujar ku riang. Berusaha menutupi semuanya.
***
Minho , soo ae, key , jinki dan eun hee duduk di meja makan. Sementara eun cha dan hyo ri menghidangkan makanan untuk mereka.
Dengan cekatan aya dan hyo ri menghidangkan satu—persatu masakan yang telah mereka masak. Sementara minho,key,jinki dan soo ae sibuk berbincang – bincang sedangkan eun hee. Sibuk menatap tajam eun cha. Sang dewi penyelamat jinki.
“yaa, eun cha -a, kau cekatan sekali yah melakukan semua ini. Berbeda dengan seseorang” ujar minho melirik hyo ri. Hyo ri yang menyadari itu langsung memasang wajah galak terhadap minho.
“aish!minho-a, jangan selalu menggoda hyo ri. Nanti kau bias jatuh cinta terhadanya lo!” ujar key seraya mengedip-ngedipkan matanya pada minho.
“dega?? Yaa!!! Hyung!! Mana mungkin aku jatuh cinta padanya. Aku kan sudah mencintai wanita lain!!”
“mweo? Nuguya?” ujar soo ae tak mau kalah.
“soo ae, apa kau lupa dengan pembicaraan kita di mobil. Aish!! Kau berjanji untuk meninggalkan key, lalu kau berpacaran denganku!”
“Andwe!!! Ya!!! minho-a!! kau ingin mati sekarang hah???”
“sudah-sudah, kalian ini tidak pernah berubah sejak sma. Selalu saja bertengkar!!!” ujar jinki seraya tertawa kecil.
“kau juga tidak berubah jinki-a, tetap saja menempel seperti buss dan dora dengan eun hee!!”
“mweoya??? Buss dan dora????!!!! Ya!! minho-a, memangnya aku ini monyet hah???”
“yah, 11 12 lah kau dengan buss!!” ujar key pelan yang disambut jinki dengan pelototan.
“nah kan, benar tidak eun hee-a?” ujar minho menatap eun hee. Eun hee tersentak seketika ketika minho bertanya padanya.
“ne” ujar eun hee tanpa mengetahui apa yang mereka bicarakan.
“nah kan!! Benar!! Eun hee saja mengakuinya jinki-a!!” ujar key setengah berteriak. Yang disambut tawa oleh semua orang yang berada disitu.
“eun cha -a,hyo ri-a, cepat lah. Tidak enak jika harus makan duluan”
“waeyo? Ujar eun hee menatap minho.
“kan lebih enak jika makan bersama-sama eun hee –a”
“mereka kan bisa menyusul, lagian sepertinya mereka menikmati menyiapkan hidangan. Toh itu pekerjaan mereka sehari-harikan? Menjadi pelayan?”
Seketika suara tawa di ruangan itu terhenti. Soo ae,key,dan minho menatap eun hee kaget. Sementara jinki menatap eun hee tajam. eun cha dan hyo ri yang ,mendengar ucapan eun hee terdiam seketika. Sebelum akhirnya kembali menghidangkan makanan.
“eun hee-a, jangan berbicara seperti itu”
“waeyo? Kenyataankan? Mereka memang pelayan.” Ujar eun hee seraya melirik eun cha tajam. Hyo ri yang mendengar ucapan eun hee tabpa sengaja membanting piring yang ia letakkan di sebelah jinki. jinki terlonjak. Tetapi segera terdiam. Ia merasa kejadian ini pernah terjadi.
Eun hee yang mendengar itu langsung menatap hyo ri tajam. Yang dibalas hyo ri dengan tatapan yang tak kalah tajam. Sementara eun cha aya, minho,key , dan soo ae diam memperhatikan mereka.
Jinki masih termangu ketika akhirnya ia sadar. Hyo ri adalah pelayan tidak sopan dan kasar yang telah melayaninya dengan kasar di café tempat eun cha bekerja. Dengan cepat jinki berdiri. Ia menatap hyo ri geram.
“Kau??? Kau pelayan kurang ajar yang melayaniku di malam itu kan????”
Hyo ri tersentak. Dengan cepat diarahkan matanya menatap jinki. Hyo ri hendak membuka mulutnya ketika ia menyadari kembali sesuatu. Ia tidak bias berbicara. Hyo ri kembali menunduk.
“aish!! Ternyata kau!! Selama ini aku merasa pernah melihatmu dimana ternyata itu kau? Pelayan yang membuatku kesal di malam sebelum aku kecelakaan!! Itu kau kan????”
Hyo ri terdiam. Kepalanya tertunduk. Semua orang menatap jinki dan hyo ri dengan wajah tidak mengerti.
Jinki menatap hyo ri geram. Tangannya terkepal.
“kenapa kau diam saja? Apa kau tidak diajari sopan santun? Aish!!! Bahakan kau tidak meminta maaf padaku????? Wanita macam apa kau!!!”
“jinki-a!!!” ujar minho setengah berteriak. Jinki menatap minho sekilas sebelum akhirnya menatap hyo ri tajam.
“dia ini wanita ini, dia yang menyebabkan aku kecelakaan di malam. Karena aku merasa kesal aku menyetir mobilku dengan kencang sehingga aku kecelakaan!!! Aish!!! Dia tidak meminta maaf padaku!!! Bahkan sekarang pun tidak!! Aish!! “
“jinki-a, sudahlah lupakan saja! Aku mewakilinya meminta maaf!” ujar minho menatap jinki.
“annio. Aku ingin mendengar nya langsung . aku ingin mendengar ia meminta maaf padaku langsung!! Saat ini!!!”
Hyo ri terdiam. Hatinya serasa dicabik-cabik. Ternyata ia adalah penyebab jinki kecelakaan. dan ia tahu, jinki membencinya. Rasanya sangat mengenaskan.
‘mianhae.. mianhae..’
“dasar tidak tahu diri. Masih saja tidak mau berbicara. Tidak mau meminta maaf” ujar eun hee pelan. Key menatap eun hee tajam. Hatinya serasa tercabik mendengar perkataan eun hee. Hyo ri masih tertunduk. Air mata mulai tergenang di pelupuk matanya. Eun cha perlahan meringsut mendekati hyo ri dan mengeles-elus punggung hyo ri.
“jinki-a, sebenarnya_”
“jangan membelanya eun cha -a, aku tidak ingin mendengar apapun kecuali permintaan maaf yang keluar dari bibirnya. Aku ingin mendengar suaranya meminta maaf padaku”
Minho menatap jinki tajam. Ia ingin sekali saat itu menamparnya, tetapi tidak bisa. Tubunya terasa kaku. Ia hanya bisa terdiam menatap hyo ri yang menunduk dihadapan jinki yang mendongakkan kepalanya. Seperti seorang tuan besar terhadap pelayannya. Dan rasanya sangat menyedihkan melihat pemandangan itu.
Key menatap eun hee tajam. Memang sejak dulu ia tidak menyukai eun hee, jika bukan karena ia adalah orang yang berarti bagi jinki key tidak akan pernah mengganggap eun hee ada. Bahkan mungkin key tidak segan –segan menampar eun hee di sini. Di ruang makan. Di depan semua orang.
Hatinya terluka hyo ri nya, hyo ri kecilnya, dipermalukan di depan semua orang. Dan key, kakaknya tidak bisa berbuat apa-apa. Hanya bisa terdiam menatap semua ini. Dan itu sang ngat menyiksa baginya. Terlalu menyiksa.
Soo ae menatap hyo ri. Terlihat bulir-bulir air mata yang mulai jatuh mengalir dari pipinya yang putih. Soo ae tidak tega. Rasanya ingin berdiri dan memeluk hyo ri, gadis yang ia sayangi seperti adiknya sendiri itu. Dan berkata di hadapan mereka semua bahwa hyo ri bisu!! Dan tidak mungkin bisa melakukan hal yang jinki inginkan.
Tetapi apakah itu pantas? Apakah itu hal terbaik? Bagaimana dengan perasaan hyo ri? Selama ini soo ae selalu berusaha tidak mengungkit-ungkit bahwa hyo ri bisu. Dan apakah ia harus mengatakan hal yang sangat tabu baginya itu di depan semua orang saat ini?
Tidak soo ae tidak bisa.
Eun cha mengelus punggung hyo ri pelan. Rasanya ingin berteriak kepada jinki bahwa orang yang menyebabkan dirinya kecelakaan adalah orang yang sama yang telah menyelamatkannya. Tetapi tidak bisa. Janji yang telah ia ucapkan pada hyo ri. Tidak bisa dilangggar. Dan Eun cha hanya bisa terdiam. Menunggu bagaimana reaksi hyo ri selanjutnya.
Hyo ri menghapus air matanya. Dengan cepat ia mengeluarkan notesnya. Dan menuliskan sesuatu. Dan ia menyerahkannya pada jinki. Dengan wajah tersenyum.
‘ mianhae, jeongmal mianhae. Selama ini aku ingin mengatakan itu padamu tetapi mulutku terkunci rapat. Suaraku tak bisa keluar.
Mianhae, karena telah membuat mu mengalami kejadian yang tidak menyenangkan. Mianhae atas semua perlakuanku padamu.
Mianhae aku tidak bisa menebus nya dengan apa yang kau inginkan.
Karena aku bisu.’
***
Jinki menatap tangan hyo ri yang terulur memegang sebuah notes. Wajahnya berkerut. Ada rasa iba di hati jinki begitu melihat wajah hyo ri yang terlihat sangat terluka. Tetapi harga diri jinki terlalu tinggi.
Dengan cepat diraihnya notes hyori. Dan dibacanya. jinki terdiam. Tangannya bergetar.
***
Hyo ri membungkukkan badannya kepada semua orang di meja makan. Dengan cepat dilangkahkan kakinya ke tangga menuju kamarnya.
‘tuhan, kenapa aku harus bisu?? Kenapa ??’
***
“hyo ri-a, dia bisu. Sejak smp. Karena waktu itu, ia pernah tertabrak truk. Dan pita suaranya terluka. Sehingga ia tidak bisa mengularkan suara sedikitpun. Aku mengerti, mungkin bagi dirimu yang merupakan tuan besar, seorang pelayan bersikap kasar padamu merupakan penghinaan yang besar. Tetapi, aku yakin hyo ri tidak bermaksud buruk. Dan aku yakin ia ingin meminta maaf secara langsung padamu, tetapi tidak bisa. Karena hyo ri. Bisu.”
Key bergegas berdiri di ikuti yuuri dan Eun cha menuju kamar hyo ri. Sementara jinki masih terpaku menatap notes yang telah hyo ri tulis.
“bisu ya bisu, tidak ada hubungannya dengan tata krama. Kalau tidak sopan ya tidak sopan! Dasar gadis tidak tahu diri!” ujar eun hee pelan seraya mengunya makanan yang terhidang di meja makan. Minho menatap eun hee tajam.
“eun hee-a, aku menghormatimu karena kau adalah orang yang jinki sayangi, selama ini aku selalu diam jika kau sedang menjelek-jelakkan orang. Tetapi, jika aku mendengar kau berbicara seperti itu lagi mengenai hyo ri, aku tidak akan segan-segan untuk menamparmu”
Eun hee menatap minho diam. Sementara minho bergegas menuju kamar hyo ri.
***
Jinki masih menatap notes hyo ri dengan perasaan bersalah. Ia merasa seperti orang yang sangat jahat kali ini. Terlalu jahat.
Tanpa Jinki sadari, Jinki mulai mengukir kembali nama seorang wanita di hatinya. Kim hyo ri, wanita yang selama ini ia benci. Dan wanita yang membuatnya bersimpati di waktu yang sama.
To Be Countinued….

4.20.2011

Leeteuk khawatir tentang wamil, Heechul ingin menikah antar ras & Yesung masih tergila2 dengan Moon Geun Young?


.Masih dalam wawancara Heechul, Leeteuk, Yesung, dan Shindong dengan reporter dari JoongAng. Disini mereka juga mengungkapkan mengenai rencana2 masa depan mereka mengenai wamil, pacaran, pernikahan dan juga mengenai album baru mereka.


Leeteuk mengungkapkan,“Ssebenarnya saya banyak khawatir mengenai pelayanan saya. Saya masih belum yakin, tapi secara personal saya rasa saya akan masuk sekitar di akhir tahun ini ataw awal tahun depan. Saya juga berfikir menganai ini akan keren jika kami semua masuk bersamaan di waktu yang sama, karena usia kami sama. ”




Mengenai pacara, Heechul mengungkapkan, “Ini bukannya saya tidak pacaran, tapi sekarang saya tidak memiliki rencana pacaran ataupun pernikahan. Saya tidak pernah berada dalam suatu hubungan dimana ini berakhir setelah beberapa bulan. Saya ingin menikah antara 33 atau 35 tahun dan meskipun saya telah mengatakan ini beberapa kali sebelumnya, saya sedang memikirkan sebuah pernikahan antar ras juga.”



Saat ditanya mengenai skandalnya dengan Kim Yuna, Leeteuk mengklarifikasi, “Saya telah mengklarifikasi ini berulang kali, tapi orang masih cenderung bertanya mengenai ini. Untuk mengulang lagi, saya meminta maaf/bersalah pada Kim Yuna atas apapun cara saya mempengaruhinya. Saya tidak pernah bertemu dengannya lagi setelah iklan seragam yang kami bintangi bersama. dan Yesung berteman dengannya di mini-homepage sebelum saya.”

“Jadi maksudnya kamu tidak berpacaran dengan siapapun?” Leeteuk membalas, “Saat saya tidak melakukan sesuatu, saya berada dirumah dan surfing internet jadi saya tahu rumor2 dengan baik juga. Mereka semua salah paham. (tertawa). Saya sedang memikirkan menikah sekitar 35 or 37 tahun.”



Karena Shindong telah memilii seorang pacar dan berpotensi pada pernikahan, spotlight dialihkan pada Yesung. “Selama 10 tahun ini, wanita ideal saya adalah Moon Geun Young-ssi (laughter).”



Terakhir, saat ditanya mengenai rencana untuk perilisan album, Leeteuk mengungkapkan, “Diawal, kami akan mengeluarkan album kelima kami pada musim panas ini. ”

5.06.2011




B2ST terdiri dari 6 member mereka adalah AJ,Yoon Doo Joon,Poppin’ Dragon,So-1,YoSeob,dan Son DongWoon mereka di bawah naungan pihak manajemen Cube Entertainment.B2ST adalah singkatan dari Boys 2 Search the Top. Mereka akan mulai debut pada bulan september 2009 mendatang. Berikut sedikit keterangan para member


1.AJ
Nama Asli : Lee Ki Kwang (이기광)
Tempat,Tanggal Lahir:Seoul, 1990.03.30
Gol. Darah : A
Tinggi&Berat: 174cm&58kg
Pendidikan: Seoul Composite Art School
Hobi: Dance, dan nonton DVD a
Penyanyi Fav: Taeyang of Big Bang, Omarion & Usher.

2.Yoon Doo Joon


Tanggal lahir: July 4, 1989
Tinggi & Berat: 180 cm&67 kg
Posisi: Vocal
Music Fav: Hip hop and R&B

3.Poppin’ Dragon
Nama
Nama Asli: Yong Jun Hyeong, previously known as .
Birth Date: 19 Desember 1989.
Hobi : Dance
Pendidikan: Ahnyang High School, theatre movie

4.SO-1




Asli : Jang Hyun Seung (장현승, 張賢聖)
Tanggal lahir: 03 September 1989
Mantan Grup : Big Bang

5.Yo Seob


Nama Asli : Yang Yo Seob
Tanggal Lahir: 05 Januari 1990

6.Son Dong Woon


Tanggal Lahir : 06 Juni 1991



5.05.2011


“I don’t care eee ee.. i don’t care eee ee.. cause i don’t care eee ee.. i don’t care eee ee.. boy i don’t care” – sedikit cuplikan dari lagu 2ne1 yang sempat booming berjudul “I Don’t Care”.. lagu ini sempat memduduki chart 1 di berbagai acara musik di korea, bahkan mendapat penghargaan sebagai “Song of the year” dari Mnet Asian Music Awards tahun 2009.. 2ne1 berasal dari YG entertainment..
Profile Personil 2NE1 :CL




Name : Lee Chae RinEnglish Name : Chae Lee/ Faith LeeStage Name : CLPosition : Leader, Rapper , VocalDOB : February 26, 1991Height : 162cmBlood Type : AReligion : CatholicHobbies : Writing LyricsFavorite Color(s) : Black, WhiteSpecialties : Dancing, Singing, Rapping, Japanese, French, EnglishFirst Stage Perfomance : SBS Gayo Daejun on December 29, 2007 with YG Family



Sedikit Cerita tentang CL… Awal 2007 merupakan tahun dimana CL mulai bergabung dengan YG entertainment.. tidak ada keterangan yang pasti seputar kemunculan CL hingga ia lebih dikenal sebagai “Si Misterius 16 tahun”, apalagi ketika ia menyumbangkan suaranya dalam intro lagu “Hot issue” milik Big Bang. Debut perform CL dilakukan bersama dengan personil dr YG family pada acara SBS Gayo Daejun (SBS music awards) di akhir tahun 2007. Pada awalnya, CL seharusnya melakukan debutnya sebagai solo dance singer, tapi akhirnya malah diputuskan untuk membentuk grup bernama “2NE1” yang beranggotakan 4 orang..Pihak YG mengatakan bahwa “CL has talent in singing, dancing, and also has charisma to the point that I find high probability in her becoming a next generation star”.



Park Bom



Name : Park BomiEnglish Name : Bom Park / Jenny ParkStage Name : Park BomPosition : Main VocalDOB : March 24, 1984Height : 165cmBlood Type : ABReligion : ChristianHobbies : Listening To MusicFavorite Color(s) : Green, Pink, RedSpecialties : Singing, dancing, English, Japanese, Piano, Flute, CelloFirst Stage Perfomance : Big Bang’s First Showcase, (BIG BANG IS V.I.P) on September 24, 1984, Performing ‘We Belong Together’ and’Stand Up For Love’
Awal karir dari Park Bom dimulai semenjak ia memutuskan untuk absen dari bangku kuliahnya di Berklee College of Music in US dan memilih untuk menjadi seorang entertainer. Ia membutuhkan waktu tiga tahun untuk dapat diterima oleh YGE sebagai trainee. Bom sudah mengikuti training dengan YGE sejak tahun 2005 dan dijadwalkan akan melakukan debut sebagai solo singer dan akan meriliskan single pertamanya pada Maret 2007. Namun kemudian, YGE memutuskan untuk memutar haluan dengan memasukkan ia sebagai salah satu personil 2ne1. Pada awalnya ia dikenal sebagai R&B Pop Singer, namun ketika ia mempertunjukkan kemahirannya dalam menari di sebuah iklan milik Samsung “Anystar”, ia kemudian lebih dikenal sebagai dance singer.



Minji



Name : Gong MinjiEnglish Name : Gong Min JiPosition : Rapper, VocalDOB : January 18, 1994Height : 161cmBlood Type : OReligion : ChristianHobbies : Listening Music, Writing Lyrics, Studying ProductionFavorite Color(s) : PinkSpecialties : Rapping, Dancing, Singing, Japanese, ChineseFirst Stage Perfomance : -



Kemahiran Minji dalam melakukan gerakan menari mengejutkan pihak YGE, bahkan memberikan ia julukan “Briliance” (bakatnya ia dapatkan dari nenek nya yang merupakan penari terkenal bernama Gong Okjin). ia bergabung dengan YGE sejak berumur 6 tahun. awalnya minji dijadwalkan akan melakukan debut pertamanya bersama May Doni (mantan YG trainee) di jepang, namun hal ini tidak terwujud disebabkan May Doni memutuskan untuk pindah label.Sedikit hal seputar diri Minji yang dikutip dalam Minji Cyworld….“Aku suka melakukan/ mecoba hal-hal baru. Aku membayangkan Kebebasan seperti langit dan berwarna pink?? Aku suka hal-hal yang lucu. Aku benci memikirkan hal-hal yang tidak dapat dilakukan; aku ini keras kepala/ gigih saat sedang bersaing. Aku suka membaca dan ketika aku sedang mulai membaca maka akan sulit untukku berhenti. Aku tidak suka hal-hal yang sulit dan membingungkan; aku suka hal yang tersusun rapi dan terkadang aku berpikir sendiri. Aku suka merencanakan sesuatu dan memimpikan rencana tersebut akan terwujud. Aku suka memberi dan itu membuat ku senang ketika melihat senyum orang-orang yang menerima pemberianku tersebut. Sepintas aku terlihat seperti pribadi yang kuat tapi justru aku sering merasa kesakitan karena aku masih muda, dan aku lebih suka merahasiakan perasaan tersebut. Tapi ada kalanya perasaanku memuncak saat kesabaran itu sudah tidak bisa lagi ku tahan. Walaupun ini merupakan waktu yang sulit bagiku, aku akan melanjutkan hidupku dengan rasa bahagia. Aku tahu bahwa waktu berjalan dengan sangat cepat, dan aku tidak akan mendapatkan apa-apa apabila aku tidak berjalan cepat. Waktu, gairah, dan upaya adalah hal yang penting untuk dapat mecapai tujuan. Aku mencoba untuk tidak melupakan TUHAN yang menciptakan aku….. INI LAH AKU ”.



Sandara Park (Dara)



Name : Park SandaraEnglish Name : Sandara ParkNickname(s) : Sandy, Dara, Krung- KrungPosition : VocalDOB : November 12, 1984Height : 162cmBlood Type : AReligion : NoneHobbies : Listening to Music, InternetFavorite Color(s) : PinkSpecialties : Acting, Tagalog, English, ChineseFirst Stage Perfomance : -
Sebelum bergabung dalam 2ne1, sandara park sebenarnya sudah terkenal dalam dunia entertaiment. Ia sering muncul dalam acara televisi, film, dan bahkan pernah memiliki beberapa single di Filipina. Meskipun ia lahir sebagai orang korea, namun ia pindah ke filipina saat ia masih berumur belia, oleh sebab itu, ia sangat fasih dalam berbicara dalam bahasa tagalog dan inggris. Ia mulai terkenal sejak tahun 2004, saat ia mengikuti sebuah acara pencarian bakat di ABS-CBN. Meskipun, ia tidak medapatkan juara pertama, namun ia tetap terkenal di filipina. Namun akibat ketidakaktifannya selama beberapa bulan yang disebabkan ia sempat pergi ke korea untuk melanjutkan kuliah, membuatnya mendapatkan respon yang dingin. Sejak saat itu ia memutuskan untuk bergabung dengan YG. YG sendiri menerima Dara sebagai trainee pada saat itu, dikarenakan mereka melihat potensi yang dara miliki dalam acara KBS documentary. Kemudian Sandara sekeluarga pun memutuskan untuk pindah dan menetap di Korea. Hari berikutnya, pada 2 Agustus 2007, Sandara menandatangani kontrak dengan YGE.YG mengatakan bahwa “If the other members are like meat soup, which has been boiling for a long time, Park Sandara is like the salt (which spray on top)”.



2NE1 Wins and AwardsApril Cyworld Song of the Month – Big Bang and 2NE1′s LollipopMay Cyworld Song of the Month – 2NE1′s FireMay Cyworld Rookie of the Month – 2NE1090614 SBS Inkigayo #1 Fire: Watch090621 SBS Inkigayo #1 Fire: Watch090717 KBS Music Bank #1 I Don’t Care: Watch090723 Mnet M!Countdown #1 I Don’t Care: Watch090724 KBS Music Bank #1 I Don’t Care: Watch090726 SBS Inkigayo #1 I Don’t Care: Watch090731 KBS Music Bank #1 I Don’t Care: WatchJuly Cyworld Song of the Month – 2NE1′s I Don’t Care090802 SBS Inkigayo #1 I Don’t Care: Watch090806 Mnet M!Countdown #1 I Don’t Care: Watch090807 KBS Music Bank #1 I Don’t Care: Watch090809 SBS Inkigayo #1 I Don’t Care: Watch090813 Mnet M!Countdown #1 I Don’t Care: Watch090814 KBS Music Bank #1 I Don’t Care: Watch090827 Mnet M!Countdown #1 I Don’t Care: Watch2009 Mnet 20′s Choice: Hot New Star – 2NE1: Watch2009 Mnet 20′s Choice: Hot CF Star – Big Bang & 2NE1: Watch2009 Mnet 20′s Choice: Hot Online Song – Fire: Watch090919 2009 6th Asia Song Festival: Best Asian Newcomer’s Award091111 2009 Style Icon Awards: Female Artist Hot Icon Award091121 2009 Mnet Asian Music Awards: Music Portal Mnet Award091121 2009 Mnet Asian Music Awards: Best New Female Artist Award091121 2009 Mnet Asian Music Awards: Best Music Video Award091121 2009 Mnet Asian Music Awards: Song Of The Year (I Don’t Care) Award



Honorable Mentions2009 GQ Awards: This Year’s Stage, This Year’s Album, This Year’s Song



BoyBAnd BARu BIA4

B1A4 Facts :
- B1A4 dibuat dr membernya yg 1 bergolongan darah B dan keempat member lain bergolongan darah A
- Jinyoung yang pertama kali direkut jd member B1A4 lalu Baro, Gongchan, Sandeul dan terakhir CNU
- agensi B1A4 adalah WM Entertaiment



- Walaupun Gongchan adlh maknae, tapi dia tertinggi kedua di grup
- Baro yg menulis bagian rap-nya sendiri di lagu2 yg berada di album B1A4
- B1A4 adlh grup baru yg sudah mempunyai banyak fans sebelum mrk debut!!
- Setelah debut kmrn, tiba2 situs resmi B1A4 penuh dan susah diakses krn banyak orang yang mengaksesnya
- B1A4 jg berarti Be The One, All For One
- Baro member paling pendek
- Jinyoung suka menggigit bibirnya sendiri
- CNU member tertinggi sekaligus member tertua
- di thanks to-nya B1A4, ada nama B2ST’s Hyunseung
B1A4′s Profile
1. Jinyoung

- Real Name: Jung Jin Young (정진영)
- Position: Vocals, Leader
- Birthyear: 18 November 1991
- Height: 178cm
- Weight: 59kg
- Skills: Song writing, singing, acting
- Account Twitter : http://twitter.com/#!/B1A4_JINYOUNG
2. CNU

- Real Name: Shin Dong Woo (신동우)
- Position: Vocals, Rap
- Blood Type: A
- Birthday: 16 June 1991
- Height: 182cm
- Weight: 64kg
- Account Twitter : http://twitter.com/#!/B1A4_CNU
3. Baro

- Real Name : Cha Sun Woo (차선우)
- Position : Rapper
- Blood Type : B
- Birthday : 05 September 1992
- Acconut Twitter : http://twitter.com/#!/BARO920905
4. Sandeul

Real Name: Lee Jung Hwan (이정환)
- Position: Main Vocal
- Birthyear: 20 March 1992
- Blood Type: A
- Height: 178cm
- Weight: 62kg
- Accounts Twitter : http://twitter.com/#!/SANDEUL920320

5.Gongchan

- Real Name: Gong Chan Shik (공찬식)
- Position: Vocals, Magnae (Youngest)
- Birthday: 14 August 1993
- Blood Type: A
- Height: 181cm
- Weight: 60kg
- Account Twitter : http://twitter.com/#!/B1A4_gongchan



5.04.2011


kyuhyun pov
Kim kibum adalah sahabatku satu-satunya yang paling mengerti aku. Dia selalu ada jika ku butuhkan. Dan hanya kepadanya aku bisa mencurahkan isi hati ku, baik itu bahagia ataupun jika aku sedang sedih. Aku sengaja pindah ke sekolahnya, karena di sekolahku yang lama aku sangat bosan. Karena di sekolah itu yang diutamakan hanyalah kekayaan saja. Aku dan kibum bersahabat sejak kami masih duduk di sekolah dasar. Dan dia sangat mengerti aku, begitu juga dengan ku. keesokkan harinya, aku bersekolah di Huandae high school. Hari ini adalah hari pertama aku sekolah, aku berbeda kelas dengan kibum. Kibum di kelas 2A3, sedangkan aku belum tahu. Karena aku harus melapor dulu ke songsaengnim kelasku.


Chaesa pov
Chaeri dan aku pergi ke sekolah. Namun aku seperti melihat seseorang yang sepertinya ku kenal, tapi aku hanya melihatnya sekilas saja. Aku dan Chaeri pun menuju ke kelasku. Aku melihat siswa dan siswi yang ribut membicarakan seseorang. Aku dan Chaeri bingung. Chaeri pun bertanya pada teman sekelasku yang bernama wookie.
Chaeri :” ya…wookie. Ada apa sih, kok pada ribut semua?”
Wookie :” dengar-dengar ada siswa pindahan, dari sekolah elit”
Chaeri :” mwo……yoja atau namja?”
Wookie :” molla….memangnya kenapa?”
Chaeri :” unnyieo….”
Aku dan Chaeri pun duduk di kursi kami masing-masing. Aku melirik kursi kosong di sampingku. Aku merasa seseorang itu pasti akan duduk di sebelahku. Karena hanya itu kursi yang kosong di kelas ku. ntah kenapa perasaan ku tidak enak hari ini. Rasanya aku ingin marah-marah. Tidak berapa lama kemudian bel tanda masuk pun berbunyi. Dan euteuk songsaengnim masuk dengan senyum khasnya. Karena aku adalah ketua kelas di kelas ku itu, seperti yang biasa ku lakukan setiap harinya aku selalu memimpin semua teman-teman ku.
Chaesa :” semuanya…….beri salam”
All:” selamat pagi songsaengnim………”
Euteuk :” pagi……silahkan duduk kembali”
All:” ne….”
Euteuk :’ hari ini, kalian memiliki teman baru, silahkan masuk….”
Euteuk songsaengnim memanggil siswa itu masuk. Aku sangat terkejut, ternyata dia namja yang ku temui kemarin di mall. Aku hanya bisa menghela nafas.
Kyuhyun :” annyeong…….cho kyuhyun imnida”
Chaeri:” Chaesa bukankah dia yang kemarin membuatmu jengkel?”
Chaesa:” nde…wae dia harus jadi teman baru kita. Rasa kesalku belum hilang padanya”
Euteuk :” ya….Leechaeri Lee chaesa kalian sedang membicarakan apa?”
Chaesa :” u…….unnyieo songsaengnim”
Kyuhyun :”(mwo…….gadis itu lagi. Wae…aku harus sekelas dengannya?aish………)”
Euteuk :” cho kyuhyun silahkan duduk di kursi kosong itu”
Kyuhyun :” ne….(wae…duduk di sebelahnya lagi. Benar-benar menyebalkan)” (sambil berjalan menuju kursi kosong)
Lagi-lagi dia menatapku dingin. Kenapa dia harus duduk di kursi sebelahku. Setelah dia duduk di kursinya, dia menatap ku sinis. Aku pun membalas tatapannya dengan tatapan sinis.
Selama jam pelajaran, kyuhyun tidak memperhatikan pelajaran dan hanya asik menatap kearah luar jendela. Karena aku masih merasa kesal padanya, aku pun melemparnya dengan sebuah kertas dan mengenai kepalanya.
Kyuhyun :” ya……….kamu…..”(berteriak)
Euteuk :” ya……….cho kyuhyun. Kenapa kamu berteriak seperti itu?”
Kyuhyun :” u………unnyieo…songsaengnim”
Euteuk :” karena kamu sudah mengganggu konsentrasi murid yang lain. Kamu maju kedepan, kerjakan soal matematika ini”
Kyuhyun :” ne…”
Lagi-lagi ia menatapku dingin, aku yakin ia pasti tidak bisa mengerjakan soal matematika itu, karena dari tadi ia tidak memperhatikan pelajaran. Tapi aku sangat terkejut, ternyata jawaban yang ditulisnya benar.
Euteuk :” waw….jawabanmu sangat tepat. Silahkan kembali ke tempat dudukmu semula”
Kyuhyun :” ne……..”
Ia duduk kembali di kursinya. Ternyata ia pintar juga. Bel istirahatpun berbunyi, aku dan chaesa buru-uru ke kantin. Aku melihat kyuhyun sedang ngobrol dengan kibum di bawah pohon halaman sekolah. Aku heran kenapa kyuhyun berbicara dengan kibum?, sepertinya mereka kelihatan akrab. Bersama teman sekelas kyuhyun kelihatan dingin. Tetapi bersama kibum, terlihat sangat ceria. Tapi aku tidak begitu memperdulikannya.
Kyuhyun pov
Hari ini ketika jam istirahat aku menceritakan semua kejadian yang membuatku kesal pada sahabatku kibum. Kibum tertawa ketika aku menceritakan kekesalanku itu.
Kyuhyun :” kibum…apa kamu tahu, gadis yang ku temui kemarin, ternyata dia sekelas dengan ku”
Kibum :” mwo……terus-terus?”
Kyuhyun :” memangnya tukang parkir, terus-terus”
Kibum :” ha….ha….ha….., maksud ku. terus gimana kamu terhadapnya. Apa kalian berdua masih bertengkar seperti kemarin?”
Kyuhyun :” nde…kamu tahu. Hari ini dia menjahiliku. Masa dia melemparku dengan kertas. Sontak aku berteriak kepadanya. Dan euteuk songsaengnim pun menghukum ku mengerjakan soal matematika. Tapi untung saja aku bisa mengerjakannya. Jadi aku tidak malu ketika di hukum begitu”
Kibum :” arasso…kamu kan memang sangat pandai dalam matematika?”
Kyuhyun :” kyuhyun gitu lho…..”
Kibum menjitak kepalaku.
Kyuhyun :” aish………kenapa kamu menjitakku?”
Aku memegang kepalaku yang di jitak oleh sahabatku itu.
Kibum :” lagian kamu terlalu berbangga diri. Ha……ha……..ha….”
Kyuhyun :” akukan memang sangat pandai…”
Kibum :” ne..arasso. o iya, memangnya gadis itu siapa?”
Kyuhyun :” Chaesa …ya namanya Lee chaesa. Dia sangat menyebalkan tahu…”
Kibum :” hati-hati lho..ntar kamu bisa jatuh cinta padanya?”
Kyuhyun :” mwo…..ya kibum~ssi. Meskipun di dunia ini Cuma hanya ada chaesa. Aku tidak akan menyukainya. Dia sangat-sangat menyebalkan”
Kibum :” ne….terserah kamu lah…kan aku Cuma memberitahu saja”
Kyuhyun :” ya…sudahlah. Tidak usah di bahas lagi”
Kibum :” ke kantin yuk…”
kyuhyun :’ andwe….aku tidak lapar”
kibum :” ya…kamu itu, susah sekali makannya. Ntar kamu bisa kena maag lho…”
Kyuhyun :” tapi aku memang belum lapar. Kalo kamu mau makan, aku temani saja. Tapi aku tidak makan. Ok!!!!!!”
Kibum :” ya sudahlah, lagian kamu itu susah sekali di ajak makan. Hajja kita ke kantin”
Kyuhyun :” ne…..”
Kibum pov
Ketika kyuhyun menyebut nama Chaesa. Jantungku jadi berdebar-debar. Ya, karena sejak kelas 1 aku memang sudah menyukainya, dan aku juga sudah pernah mengugkapkan perasaan ku padanya. Tapi Chaesa menolaknya. Hingga sekarang aku masih memendam perasaanku ini. Ntah sampai kapan aku memendam perasaan cintaku ini padanya. Aku sering sekali mencuri-curi pandang, ketika Chaesa sedang bicara dengan chaeri di kantin maupun di perpustakaan. Aku berharap suatu hari nanti Chaesa bisa ku miliki seutuhnya. Kyuhyun adalah sahabatku yang sangat ku sayang. Ia lebih muda 1 tahun dari ku. meskipun begitu, terkadang ia sangat dewasa. Kyuhyun memang sangat pandai dalam matematika, dia memang sangat dingin terhadap perempuan. Karena sewaktu di SMA nya dulu, ia pernah di khianati oleh kekasihnya. Kekasihnya itu selingkuh dengan teman sekelasnya. Makanya kyuhyun pindah ke sekolahku. Orang tua kyuhyun sering berada di luar negeri, mereka selalu sibuk dengan urusan mereka. Hingga tidak pernah memperhatikan kyuhyun. Kyuhyun sering nginap di rumahku, eomma dan appa juga sayang pada kyuhyun. Begitu juga kyuhyun sangat menyayangi kedua orang tua ku. aku mengajak kyuhyun ke kantin. Dan di kantin itu aku melihat Chaesa dan chaeri sedang tertawa. Aku dan kyuhyun duduk tidak jauh dari mereka duduk. Karena kyuhyun dan Chaesa masih saling kesal dengan kejadian kemarin. Mereka berdua pun saling adu mulut.
Kyuhyun :” ya…..senang sekali ya kamu mengerjaiku tadi?”
Chaesa :” emang……….wae…?, kamu ingin membalasku ya?”
Kyuhyun :” tentu, tapi bukan sekarang. Lihat saja nanti, aku pasti akan membalas perbuatanmu”
Chaesa:” silahkan saja , aku tidak takut padamu…”
Kyuhyun :” ok!!!!”
Kibum :” ya…kyuhyun~ssi. Dia itu perempuan, masa kamu melawan perempuan?”
Chaesa:” ya…….kibum~ssi, memangnya kenapa kalau aku perempuan. Apa perempuan tidak bisa membela diri hah…” (bangun dari duduknya)
Kyuhyun :” ya…aku ingin lihat seberapa beraninya diri mu menghadapi ku” (bangun dari duduknya)
Chaeri :” sudahlah… Chaesa.tidak enak dilihat siswa yang lain?”
Kibum :” sudahlah kyu…”
Chaesa :” dia yang memulainya duluan chaeri”
Kyuhyun :” ya………aku masih kesal karena perbuatanmu tadi di kelas”
Kibum :” sudah kyu….hajja…kita pergi saja. Tidak enak di lihat yang lain”
Aku menarik tangan kyuhyun dan meninggalkan kantin.
TBC

5.01.2011

WINTER OF LOVE part.1




Ini ff ku yang terinsprirasi dari lagunya BOA yang judulnya winter love. Tolong coment nya ya.
Main cast :cho kyuhyun, kim kibum ,Lee Chaesa, lee chaeri

Lee chaesa pov
Di musim dingin kali ini aku melewatinya seperti 5 tahun sebelumnya, di mana di musim dingin ini aku selalu merindukannya, senyumannya, wajahnya yang tampan, suaranya yang indah. Benar-benar membuat ku sangat merindukannya. Dia akan selalu ada di hatiku selamanya. Meskipun sekarang aku adalah milik orang lain. Dan aku sangat menghargai keputusannya yang menyerahkanku pada sahabatnya. Dan aku yakin di atas sana, dia selalu menjagaku. Kyuhyun…..cho kyuhyun……itulah namanya, nama yang selalu akan terukir di hatiku dan tidak akan pernah ada yang akan menggantikannya di hati ku. aku sangat mencintainya…. Malam ini aku duduk di taman dengan mengenakan switter pemberiannya, aku memandang kearah langit yang sangat indah. Namun hatiku masih dingin seperti dinginnya musim ini. Tidak terasa air mataku menetes, aku menangis karena aku sangat merindukannya. Aku mengingat kejadian 8 tahun yang lalu, di mana pada saat itu aku pertama kali bertemu dengannya.


8 tahun yang lalu
Nama ku chaesa, aku adalah seorag gadis yang sangat ceria, meskipun aku bersedih tapi aku tidak ingin menampakkannya. Dan aku adalah seorang gadis yang tegar. Aku kelas 2A1 di huandae high school. Aku dan sahabatku chaeri duduk bersebelahan. Hanya kepada chaeri aku menceritakan semua masalahku. Dan hanya dia yang mengerti aku. Aku tinggal di apartemen hanya seorang diri. Eomma dan appa bekerja di luar negeri, sedangkan onnie ku sibuk dengan kuliahnya di luar negeri. Terkadang chaeri yang menemaniku di apartemen tempat aku tinggal. Hari ini sepulang sekolah, aku menemani chaeri untuk shopping di mall, karena biasa ada diskon besar-besaran. chaeri sedang asyik memilih pakaian yang ingin dibelinya, sedangkan aku karena bosan. Aku pun melihat-lihat jaket di sekitar itu. Aku melihat sebuah jaket yang warnanya menarik hati ku dan ingin membelinya, namun ketika aku memegang jaket itu, ada seseorang yang memegangnya juga. Aku menatap wajah nya, dia sangat tampan, rambutnya yang hitam dan lurus. Dan dia menatapku dingin.
Chaesa :” ya….ini milikku. Aku yang memegangnya duluan”
Kyuhyun :” mwo……jaket ini aku yang pertama kali melihatnya. Jadi jaket ini milikku…berikan padaku”
Chaesa :” andwe…..ini milikku”
Kyuhyun :” berikan padaku…”
Chaesa :” andwe……..”
Kami saling tarik menarik jaket itu. Hingga jaket itu robek. Dan pegawai di toko itu beserta petugas keamanan menghampiri kami.
Chaesa :” ya……..jadi robekkan. Ini gara-gara kamu”
Kyuhyun :” enak saja…kamu yang menariknya sangat kuat. Jadi ini salahmu”
Pegawai :” kalian berdua harus bertanggung jawab. Karena kalian jaket ini menjadi robek”
Petugas keamanan :” kalian berdua ikut saya”
Chaesa :” ta…….tapi dia yang salah bukan saya”
Kyuhyun :” enak saja kamu menyalahkanku.”
Petugas keamanan :” saya tidak mau tahu, sekarang kalian ikut saya”
Akhirnya dengan kekesalanku pada laki-laki itu, aku dan dia di marahi habis-habisan oleh manajer toko itu. Aku dan dia membayar jaket yang kami rusak itu. Setelah masalah itu selesai, kami pun keluar dari ruangan itu. Aku menatap sinis pada laki-laki itu. Begitupun dia menatapku sangat dingin.
Chaesa :” ya…..untuk apa kamu menatapku seperti itu “
Kyuhyun :” cih…untuk apa juga aku menatapmu. Kamu pikir, kamu cantik apa. Ke geeran”
Chaesa :” ya…….aish….”
Laki-laki ini sangat membuatku kesal. Kenapa aku bisa bertemu laki-laki seperti dia sih. Menyebalkan. Chaeri menghampiriku.
Chaeri:” chaesa…kamu kemana saja. Aku mencari mu dari tadi, dia siapa?”
Chaesa :” molla…dia menyebalkan. Hajja kita pergi dari sini. Lama-lama melihatnya bisa membuatku naik darah”
Kyuhyun :” ya…..sembarangan saja kamu bicara. Kamu yang menyebalkan. Ya….jaga temanmu ini, jangan sampai dia membuat masalah denganku”
Kemudian laki-laki itupun pergi dengan keangkuhannya. Chaeri merasa heran.
Chaeri :” sebenarnya apa yang terjadi? Aku bingung apa yang di katakana laki-laki itu padamu”
Chaesa :” nanti saja ku jelaskan padamu. Aku sekarang lagi malas, aku sudah terlanjur kesal atas ulahnya pada ku. semoga saja aku tidak pernah bertemu dengannya lagi”
Chaeri hanya tersenyum melihatku yang mengomel. Sepanjang perjalanan pulang aku selalu ingat dengan kejadian tadi. Sehingga aku berteriak di mobil.
chaesa :” a………………………kh. Menyebalkan……………laki-laki. Menyebalkan……………jangan sampai aku bertemu dengan mu lagi……………..”(berteriak)
Chaeri :” ya…..chaesa. berisik tahu…aku sedang menyetir nih. Lagian untuk apa kamu berteriak seperti itu, aku tahu kamu sedang kesal. Tapi hati-hati dari suatu pertengkaran biasanya bisa membuatmu jatuh cinta”
chaesa :” mwo…….andwe…jangan sampai aku jatuh cinta pada orang seperti dia”
Chaeri :” aku hanya memberi tahu saja….”
chaesa:” arasso…, o iya, malam ini kamu nginap di rumahku ya”
Chaeri:” ne………”
chaesa :” gomawo….. Chaeri. kamu memang sahabatku yang terbaik”
Aku sangat senang, karena aku memiliki seorang sahabat seperti Chaeri, yang selalu ada untukku.
Kyuhyun pov
Menyebalkan kenapa aku bisa bertemu dengan gadis seperti dia. Sepanjang perjalanan aku menggerutu sendiri, sambil mengendarai motorku dengan sangat laju. Aku berhenti di rumah sahabatku kim kibum. Kibum heran kenapa aku datang ke rumahnya dengan wajah cemberut sambil mengomel tidak jelas.
Kibum :” ya…..kyu…kamu kenapa cemberut seperti itu?”
Kyuhyun :’ hari ini aku bertemu dengan seorang gadis yang sangat-sangat menyebalkan”
Kibum :” memangnya gadis itu kenapa?”
Kyuhyun :” kamu tahu sendiri kan, aku paling suka warna hitam dan putih. Aku melihat jaket yang warna hitam bergaris-garis putih. Jaket itu keren banget. aku ingin membelinya, tapi ternyata gadis itu juga menyukainya. Aku dan gadis itu saling berebut jaket itu. Akhirnya jaket itupun robek. dan petugas keamanan di sana memarahi kami habis-habisan dan kami berdua membayar jaket itu. Kamu juga tahukan aku paling tidak suka di permalukan seperti itu. Sampai sekarang aku masih ingat jelas wajah gadis itu”
Kibum :” kamu ini seperti anak kecil saja. Bisa-bisanya kamu berebut jaket dengan gadis itu. Kan masih bisa cari yang lain”
Kyuhyun :” tapi jaket itu Cuma satu saja”
Kibum :” tapikan tidak seharusnya berebut begitu”
Kyuhyun :” sudahlah…tidak usah dibahas lagi”
Kibum :”ne….., o iya. Bagaimana besok, apa sudah siap pindah ke sekolah ku?”
Kyuhyun :” tentu donk. Semua sudah ku persiapkan. Ni ku bawa di ransel ku”
Kibum :” owh…jadi besok kita berangkat bareng ya?, jadikan malam ini nginap di rumahku?”
Kyuhyun :” tentu donk…makanya aku kemari. Lagian aku malas dirumah, appa dan eomma juga tidak pernah di rumah. Mereka selalu sibuk dengan pekerjaan mereka”
Kibum :” sama saja, tapi bedanya eomma ku meskipun selalu sibuk tapi tetap pulang ke rumah. Dan appa ku tidak pernah pulang terlalu malam. Jadi kami masih bisa berkumpul”
Kyuhyun :” keluargamu sangat menyenangkan. Kalau aku, meskipun aku sakit parah oarng tua ku pasti tidak tahu. Karena yang mereka pedulikan hanya pekerjaan mereka saja”
Kibum :” hush….tidak boleh bicara seperti itu. Aku tidak suka mendengarnya. “
Kyuhyun :” ne………mianhe…aku tidak akan bicara seperti itu lagi.”
Kim kibum adalah sahabatku satu-satunya yang paling mengerti aku. Dia selalu ada jika ku butuhkan. Dan hanya kepadanya aku bisa mencurahkan isi hati ku, baik itu bahagia ataupun jika aku sedang sedih. Aku sengaja pindah ke sekolahnya, karena di sekolahku yang lama aku sangat bosan. Karena di sekolah itu yang diutamakan hanyalah kekayaan saja. Aku dan kibum bersahabat sejak kami masih duduk di sekolah dasar. Dan dia sangat mengerti aku begitu juga dengan ku.
TBC

Silence if silence part 7


Title : Love if silence
Author : Taniyae Shawolelf
Main Cast : Kim Hyo Ri,Lee Jinki
Support cast : Kim Kibum,choi Minho,jung soo ae, kim Eun Ca,eun hee
Genre : Romance, Friendship
Rating : PG-15

Pagi telah tiba. Tetapi matahari belum menampakkan wajahnya. Hyo ri berdiri di tepi danau. Sendiri. Menatap danau. Dan menunggu kehadiran matahari. Kepalanya terus berputar –putar.
Kejadian kemaren cukup membuat nya tidak berani menampakkan wujud nyaris seharian. Hyo ri mengurung diri di dalam kamar. Hanya eun cha, soo ae , key dan minho yang senantiasa menemaninya.



Hyo ri kembali teringat semua kejadian masa lalunya. Semua kejadian yang selalu ia pendam selama ini dan ingin ia lupakan.
Tetapi , tidak bisa. Meski ia mencoba melupakannya, bukti nyata kejadian itu masih tersisa di diri hyo ri.
Kebisuannya.
***
Jinki termenung di tempat tidurnya. Nyaris semalaman matanya terbuka. Hy o ri gadis bisu itu yang membuatnya tidak bisa tidur nyenyak.
Jinki benar-benar merasa bersalah terhadap hyo ri. Ia terlalu egois sehingga tidak menyadari kenapa gadis itu tidak meminta maaf padanya sedikit.
Bukan, bukan tidak meminta maaf. Tapi shiwon tidak pernah memberikan kesempatan pada hyo ri untuk meminta maaf. Tidak sedikitpun.
Kembali hati Jinki terasa mencelos. Kim hyo ri, gadis manis berambut panjang yang selalu di kuncir kuda itu memenuhi kepala dan fikirannya.
Jinki menghela nafas. Ditatapnya notes hyo ri yang tergeletak di sisi kasurnya. Tak sampai hati Jinki dan membayangkan kehidupan yang dijalani gadis itu selama ini.
Hidup di dunia yang penuh hingar bingar, penuh canda tawa serta suara-suara. Tetapi gadis itu sendiri tidak bisa bersuara. Tidak bisa berkata. Kata. Hanya melalui sebuah notes gadis itu bisa menyampaikan apa yang ia pikir dan rasakan.
Gadis itu berbeda dengannya. Terlalu berbeda. Jinki yang selama ini bisa mengungkapkan apa yang ia rasa dengan benar selalu enggan berkata-kata. Jinki selalu diam dan cenderung menjauhi keramaian.
Hyo ri? Gadis itu justru berusaha mencari keramaian. Agar semua orang dapat melihat dirinya. Dan mengingat dirinya. Meski tanpa sepatah kata pun yang keluar dari bibirnya yang mungil itu.
Jinki kembali menghela nafas panjang. Diraihnya notes yang terletak disisi kasurnya, dengan cepat Jinki berjalan menuju keluar kamar. Terlalu penat baginya untuk tetap berada di dalam kamar.
***
Hyo ri menutup matanya. Pagi ini dingin. Sangat dingin. Hyo ri memeluk tubuhnya dengan kedua tangannya. Rasanya ingin berteriak. Tapi lagi-lagi tidak mungkin. Suaranya tercekat.
Ia kembali teringat kejadian itu. Kejadian masa lalu detik-detik dirinya kehilangan suaranya. Detik-detik dimana nyawa seseorang dipertaruhkan. Dan hyo ri menyelamatkannya.
——–FLASH BACK————
“KEY!!”
Minho menatap key geram. Key menatap hyo ri dan minho yang jatuh terduduk di sisi jalan dengan dingin.
“apa lagi?”
Hyo ri tergidik. Inikah sosok kakaknya selama ini? Kakak yang selalu ia banggakan di depan semua orang? Kakak yang selalu ia sayangi dan ia cintai? Kakak yang selalu tersenyum hangat jika melihat hyo ri tertawa? Kakak yang selalu melindungi hyo ri? Inikah kim kibum?
“oppa…”
Key menatap hyo ri. Ada luka di mata hyo ri. Key terdiam sejenak, mata key melunak. Tetapi kembali mengeras ketika menatap minho.
“bawa pulang hyo ri, itu tugas mu. ‘tuan muda’ minho”
Minho terdiam melihat sikap key . Ia mengerti. Key memang membencinya. Sangat membencinya. Dan ia juga tidak bisa melakukan apa-apa untuk menghilangkan kebencian key padanya. Karena satu-satunya cara ia harus lenyap dari dunia ini. Hanya itu.
Key melangkah meninggalkan minho dan hyo ri yang terpaku menatap sosok key dari sisi jalan. Dengan segala macam rasa benci dan iri key meninggalkan hyo ri dan minho.
Yah, key membenci minho. Sangat membencinya. Kenapa choi minho harus hadir dalam kehidupannya yang bahagia? Kenapa choi minho harus menjadi anak pintar? Kenapa choi minho harus selalu dibanggakan ? key adalah anak tertua dalam keluarga itu,tetapi kenapa harus selalu minho dan minho serta minho yang selalu diandalkan??? Apakah ia tak punya arti dalam keluarga itu??
Key terus melangkah menyebrangi jalan tanpa menghiraukan apapun yang ada di depannya. Tanpa ia sadari sebuah cahaya melintas mendekatinya.
“ OPPAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”
Key terpaku. Menatap cahaya itu tidak bergerak. Hanya suara hyo ri yang ia dengar. Suara jerit hyo ri. Adik tersayangannya.
‘BRUK!’
Key membuka matanya. Apakah ia sudah mati? Digerakkan tangannya. Tidak. Ia tidak mati. Ia masih bisa merasakan seluruh tubuhnya bergerak.
Dengan perlahan key duduk menatap pemandangan di depannya.minho terduduk di jalan. Dan key terduduk di sisi jalan. Sementara di sisi seberang terlihat hyo ri berdiri dengan wajah pucat.
Key menatap minho yang telrihat pucat. Kenapa? Kenapa minho orang yang ia benci harus menolongnya?? Kenapa????
Minho terduduk dijalan. Kakinya bergetar. Sempat dirasakan aroma kematian mendekatinya. Jantungnya berdebar kencang. Apa yang ia pikirkan????
Tubuh nya serasa bergerak tanpa di komando begitu melihat key yang diam mematung di tengah jalan memandangi mobil yang melintas menuju ke arahnya.
Gilakah dia? Tidak. Minho tidak gila. Hanya saja ia merasa itu yang harus ia lakukan.
Minho mendongakkan kepalanya menatap key disisi jalan. Terlihat wajah pucat key perlahan berona. Key selamat. Dan minho lega akan hal itu.
Hyo ri menatap punggung minho yang perlahan mulai beringsut dri tempatnya. Hyo ri menghela nafas begitu menyadari key dan minho baik-baik saja.
Tetapi, entah kenapa mata hyo ri menoleh ke sisi kanan minho . Seketika wajah hyo ri memucat. Sebuah truk sedang melintas kearah minho Sedang minho belom menyadarinya.
Entah apa yang membuat hyo ri begitu berani, kaki hyo ri melangkah mendekati minho. Dengan sekuat tenaga hyo ri mendekati minho. Dengan cepat hyo ri mendorong tubuh minho menjauhi nya. Sangat kencang.
‘BRUKK’
Hyo ri terjatuh di aspal jalan. Sementara minho terlempar ke sisi jalan, tepat disebelah key.
Hyo ri sempat merasakan sebuah cahaya mendekatinya.
‘apa itu?’
Detik berikutnya hyo ri sudah tidak mengingat apa-apa. Hanya gelap dan sebuah suara tubrukan yang mengerikan bergaung-gaung ditelinganya.
———END of FLASH BACK——–
Air mata hyo ri mengalir. Luka itu terbuka kembali. Ia kembali mengingat hal pertama yang ia sadari ketika membuka mata adalah kehilangan suaranya. Suaranya tidak mau keluar meski hyo ri berteriak. Teriakannnya hilang ditelan sunyi.
Dan mulai sejak itu hyo ri hidup dalam kesunyian.
***
Jinki terdiam di pintu cottage menatap gadis yang berdiri di tepi danau. Seribu pertanyaan terlintas di kepalanya. Beserta perasaan bersalah dan menyesal yang sangat dalam.
“kim hyo ri, sedang apa kau?”
***
Hyo ri terdongak begitu merasa sesuatu yang hangat dan bersinar menerpa wajahnya.
‘matahari’
Hyo ri menatap mentari yang seperti masih malu-malu menampakkan wujudnya dengan semangat. Yah hyo ri memang sangat menyukai mentari.
Dengan wajah terdongak ke atas hyo ri memejamkan mata dan merentangkan kedua tangannya.
‘selamat datang matahari’
***
Jinki tercengang. Hyo ri sedang merentangkan tangannya di depan danau. Jantung Jinki berdegup kencang. Ia khawatir. Apa hyo ri berniat untuk bunuh diri????
Tanpa Jinki perintah kaki Jinki melangkah cepat menuju hyo ri yang sedang merentangkan tangannya di depan danau. Hanya ada satu tujuan di kepala Jinki . Menangkap hyo ri cepat cepat.
Hyo ri masih memejamkan mata ketika dirasakannya sesuatu datang mendekatinya.hyo ri menoleh.
‘BRUKK’
Detik berikutnya hyo ri merasa hangat dan nyaman. Jauh lebih nyaman dibanding ketika memejamkan mata di hadapan matahari yang berangsur terbit.
Jinki mendekap erat tubuh hyo ri. Jantungnya berdebar. Entah kenapa ia merasa sangat takut tubuh yang sedang ia dekap ini menghilang dari hadapannya. Berubah menjadi sosok tubuh yang tak bernyawa.
“mianhae hyo ri-a, mianhae..”
***
hyo ri terdiam.
‘jinki? Jinki kah yang memeluknya?’
Mata hyo ri yang hitam ngejerjap-ngerjap. Tangannya yang lentik dengan pelan mendorong tubuh yang sedang memeluknya.
hyo ri terdiam.
‘jinki-a?’
***
Nafas Jinki masih memburu. Jantungnya masih berdetak kencang. Hyo ri menatapnya bingung. Jinki menatap hyo ri khawatir.
“jangan melakukan hal itu lagi..kumohon.”
Mulut hyo ri terbuka seperti hendak mengatakan sesuatu. Tidak. Tidak jadi.hyo ri tahu keterbatasannya. Dengan cepat di rogohnya sakunya. Tidak ada. Notesnya tidak ada.
“ini yang kau cari?”
Jinki menatap gadis kecil di depannya dengan hati-hati. Seakan gadis di depan adalah kaca yang retak dan mudah pecah kapanpun. Tangan Jinki terjulur kearah gadis itu. Menyodorkan sebuah notes. Notes yang tertinggal pada Jinki secara tidak sengaja karena kejadian kemaren.
Gadis itu menatap Jinki bingung. Matanya berbina-binar.
‘deg’
Jantung Jinki berdebar. Dapat dirasakan muka Jinki memerah. Cantik. Sangat cantik. Gadis dihadapannya ini, gadis yang ia benci sekaligus gadis yang membuatnya simpati sangat cantik. Gadis yang bernama kim hyo ri.
Tidak henti-hentinya Jinki memandangi wajah hyo ri yang mengerjap-ngerjap menatap Jinki bingung.
Jinki menghela nafas. Ternyata dirinya memang bodoh selama ini. Dirinya terlalu jahat untuk menyadari bahwa hyo ri adalah gadis yang manis dan mempunyai mata yang sangat indah.
***
Hyo ri mengambil notes yang terjulur dari tangan Jinki . Sekilas hyo ri menatap Jinki yang sedang memandang dirinya.
Seketika wjaah hyo ri memerah. Ia dapat merasakan wajahnya memanas. Jantungnya berdebar kencang.
‘kenapa kau menatapku seperti itu jinki-a ‘
Dengan kikuk hyo ri menulis sesuatu di notesnya.
‘kenapa tiba-tiba meminta maaf padaku shi won-a? kau tidak punya salah apa-apa padaku tidak ada yang perlu dimaafkan kan?’
Jinki membaca notes hyo ri. Hatinya mencelos. Ternyata memang benar. Gadis ini gadis baik. Bukan seperti yang ia fikirkan selama ini. Bahkan gadis ini tidak mempermasalahkan sikap shi won kemaren yang cenderung mempermalukannya di muka semua orang.
Ah, Jinki memang menyesal. Sangat menyesal.
“sikapku padamu kemaren keterlaluan. Mianhae..”
‘andwe. Tidak usah di pikirkan’
Hyo ri tersenyum. Jinki terdiam menatap hyo ri yang terlihat begitu bersinar. Entah perasaan apa yang menghinggapi Jinki , hanya rasanya Jinki merasa sangat nyaman di dekat hyo ri. Dan Jinki berharap waktu berhenti. Meski hanya saat ini saja.
“sedang apa kau disini? Kenapa kau tadi seperti ingin menceburkan dirimu ke danau? Kau ingin bunuh diri???”
Hyo ri menatap Jinki heran. Jinki menatap wajah hyo ri yang sedang menatapnya. mata hyo ri membesar.
‘bunuh diri?’
“loh, bukannya kamu henda bunuh diri disini? Aku lihat kau merentangkan tanganmu seperti hendak menceburkan dirimu kedalam danau”
hyo ri terdiam menatap Jinki bingung.
‘dia pikir aku mau bunuh diri?’
Seketika hyo ri tertawa hingga membungkuk-bungkuk memegang perutnya. Meski tidak ada satu suara pun terdengar dari mulutnya yang tebuka lebar.
Jinki yang melihat tingkah hyo ri langsung merasakan wajahnya memerah. Hyo ri semakin kencang memegangi perutnya yang sakit karena melihat wjaah shi won memerah.
‘ommo, imut sekali wajahnya yang memerah’
‘aku tidak bunuh diri, kau pikir untuk apa aku bunuh diri’
“er,, aku pikir, kau… err..”
‘sakit hati karena perkataan mu kemaren?’
Jinki terdiam. Ditatapnya wajah hyo ri yang sedang tersenyum menatapnya. ada luka terlihat disana.
“mianhae..”
Hyo ri tertawa kembali. Di pukulnya pelan lengan Jinki sehingga Jinki terkaget.
‘aku bukan tipe wanita yang frustasi hanya karena seseorang menghina ku’
Jinki terdiam. Dalam hati shi won menyetujui ucapan hyo ri. Tentu jika hal itu tidak benar hyo ri tidak mungkin berada disini. Jauh sebelum ia mereka bertemu.
“lalu apa yang sebenarnya kau lakukan?”
‘memeluk matahari.’
“ne?”
‘aku sedang berbicara kepada matahari’
***
Minho terbangun. Dengan malas ia duduk di atas tempat tidurnya. Dengan wajah yang masih ngantuk junsu menoleh kea rah tempat tidur sebelahnya. Kosong.
“Jinki a?”
***
“berbicara pada matahari?”
‘ne’
“bagaimana caranya?”
Hyo ri tersenyum. Ia marentangkan kedua tangannya dan menghadap matahari dengan mata terpejam. Ia tersenyum.
‘trimakasih matahari, karena kau aku bisa bersama nya disini. Berbicara sebagai kawan untuk pertama kalinya. Tanpa rasa benci’
Shi won terdiam melihat tingkah hyo ri. Wajah putih hyo ri yang putih terlihat merona dibawa sinar matahari pagi yang hangat.
Seketika wajah putih itu menoleh kearah Jinki , dengan segera muka Jinki memerah. Untuk kedua kalinya dalam hari ini.
Jinki menatap hyo ri yang sedang tersenyum menatapnya sambil mengagguk-anggukkan kepalanya.
Dengan enggan Jinki mengikuti hal yang dilakukan hyo ri. Memeluk matahari.
***
Eun hee terbangun ketika ia meraskaan sinar matahari memasuki kamarnya. Dengan enggan eun hee meringsut berjalan menuju jendela kamarnya.
Eun hee terdiam ketika ia melihat pemandangan yang sangat menyesakkan hatinya.
“kenapa oppa dekat-dekat dengan gadis tidak punya malu itu?”
***
‘bagaimana?’
Jinki menatap hyo ri. Senyum lembut dan hangat terpasang di wajahnya. Yang membuat wajah hyo ri merona.
“hangat”
‘ne. karena itu akus angat menyukai matahari. Ia adalah temanku’
“teman?”
‘ne. ia adalah temanku yang mempunyai keadaan yang sama denganku’
“maksudmu?”
‘ia tidak dapat berbicara.’
***
minho berjalan keluar kamar. Dengan resah dilangkahkan kakinya menuju pintu luar cottage. Perasaannya sangat tidak enak. Benar-benar tidak enak.
***
Jinki terdiam ketika membaca notes hyo ri. Rasa bersalah dan menyesal kembali mendera-dera di dalam hatinya. Hyo ri yang melihat Jinki tersenyum manis. Yang membuat Jinki melupakan perasaan itu sejenak.
‘kau tahu aku sangat menyukai matahari, apa kau menyukainya?’
Jinki terdiam. Mana mungkin seorang Lee jinki sempat memikirkan hal itu. Jinki selama ini selalu disibukkan dengan deretan angka yang tertera di meja kerja nya. Bahkan untuk menyadari kehadiran matahari saja tidak sempat.
“memang nya kenapa?”
‘karena matahari selalu membuat orang lain hangat, ia selalu memancarkan sinarnya dan membuat orang bahagia dan nyaman. Meski tidak berbicara sepatah katapun. Aku berharap suatu saat aku akan seperti dia’
Hyo ri menatap Jinki lembut.
‘seperti matahari.’
***
Jinki terdiam. Hatinya berdebar kencang. Gadis di hadapannya benar –benar gadis baik dan ia dapat merasakan hal itu.
Diam-diam Jinki mulai berjanji di dalam hatinya, apapun yang terjadi ia akan melindungi hyo ri. Untuk menebus semua perkataannya kemarin. Ia akan melakukan apapun untuk hyo ri. Apapun. Meski ia harus mengorbankan segalanya.
Tanpa hyo ri dan Jinki sadari.minho menatap mereka dari balik pintu cottage. wajah minho menegang.
To Be Countinued…

silence if Love part 6


Title : Love if silence
Author : Taniyae Shawolelf
Main Cast : Kim Hyo Ri,Lee Jinki
Support cast : Kim Kibum,choi Minho,jung soo ae, kim Eun Ca,eun hee
Genre : Romance, Friendship
Rating : PG-15


Hyo ri termangu-mangu di dalam kamar. Kepalanya berputar-putar tentang semua kejadian akhir-akhir ini. Kenapa akhir-akhir ini ia selalu mendapat kejadian yang sangat mengejutkan. Dan kenapa akhir-akhir ini ia selalu bertemu dengan jinki, cowok yang mengganggu pikirannya selama ini.
Hyo ri menghela nafas. Ia membaringkan tubuhnya di kasur. Tanpa hyo ri sadari eun cha yang sekamar dengannya memperhatikan tingkah laku hyo ri. Sejak tadi.


Eun cha menatap hyo ri bingung. Bukan untuk pertama kalinya ia melihat hyo ri bersikap seperti ini. Dan hal ini sangat mengganggu pikirannya.
Ia benar-benar menyayangi hyo ri layaknya adiknya sendiri. Dan eun cha benar-benar tidak suka dengan sikap ‘autis’ yang ditunjukkan hyo ri selama ini. Hyo ri berubah. Bukan hyo ri yang dulu ceria dan selalu menceritakan segala sesuatu terhadap eun cha. Dan eun cha tahu. Penyebabnya pasti berhubungan dengan jinki. Cowok yang hadir tiba-tiba dalam kehidupan mereka berdua.
***
“hyung, mana hyo ri?”
Minho menatap key yang sedang memasukkan pakaiannya ke dalam lemari baju yang terletak di pojok kamarnya.
“memangnya aku baby sitter nya? Kau tanya saja sama eun cha atau soo ae, mereka kan wanita.”
“ah ia, benar juga. Tidak berguna memang jika aku bertanya padamu.” Ujar minho seraya berlalu meninggalkan key.
Key terdiam sejenak sebelum akhirnya ia menoleh menatap minho yang hendak melangkah keluar dari kamar.
“minho-a..”
“ne?”
Minho menatap key yang sedang berdiri menatapnya dengan muka khawatir. Minho terdiam. Ia mengerti kemana arah pembicaraan key, tapi untuk saat ini, minho tidak mau mengungkit sama sekali tentang hal itu. Sama sekali tidak. Minho lebih memilih diam dan menunggu kemana key membawa arah pembicaraannya.
Key tertegun sejenak menatap minho. Semua pertanyaan yang melekat diotaknya sejak soo ae menanyakan hubungan minho dan hyo ri seperti tercekat di tenggorokannya. Tidak sepatah katapun dapat keluar dari bibirnya yang merah itu.
Dilihatnya minho masih mematung menatapnya. Hati key mencelos. Key dapat melihat dari sinar mata minho yang seperti enggan membicarakan hal yang ingin ia bicarakan. Meski key belum mengatakannya.
“andwe, pergilah”
Minho berbalik menutup pintu kamar. Ia terhenti sejenak diluar pintu kamar sebelum akhirnya melangkahkan kakinya menuju ruang tamu.
“mianhae hyung.. aku hanya tidak ingin mengingat kembali masalah itu mianhae”
Key masih berdiri menatap pintu tempat minho menghilang. Hatinya terasa sakit melihat perlakuan minho terhadap hyo ri selama ini.
Key mengerti hal itu dilakukan minho untuk menebus kesalahannya yang telah menyebabkan hyo ri kehilangan suara. Tetapi sama saja kembali mengingatkan key hari dimana semua masalah berawal. Dan key lah yang menjadi penyebab masalah itu. Setidaknya itu menurut key.
Key menghela nafas dan mendongakkan kepalanya menatap langit-langit kamar. Kepalanya terasa berat.
“ternyata susah sekali menghapus kenangan itu..sangat susah”
***
Eun cha mendekati hyo ri yang sejak tadi hanya mengguling-gulingkan tubuhnya di kasur. dengan pelan eun cha duduk disebelah hyo ri yang membuat hyo ri tersentak. eun cha menatap hyo ri khawatir.
“hyo ri-a, sebenarnya ada apa? Apa yang kau rahasia kan padaku ?”
minho melihat soo ae dan eun hee yang sedang duduk santai di ruang tamu.
“apa kalian melihat hyo ri?”
Hyo ri terduduk menatap eun cha. Matanya seolah berkata kepada eun cha. Dan eun cha menjawabnya dengan menatap hyo ri serius.hyo ri menghela nafas. Sepertinya kali ini ia tidak bias berbohong lagi.
Dengan cepat hyo ri meraih notes yang terletak di meja di dekat kasur.
‘eun cha-a, mian hae. Selama ini aku berbohong. ‘
Eun cha membaca notes hyo ri dengan wajah innocent. Tanpa ekspresi eun cha kembali menatap hyo ri. Ia menunggu perkataan hyo ri selanjutnya.
Hyo ri menghela nafas. Dan mulai menulis kembali.
‘ sebenarnya, selama ini aku selalu memikirnya. Memikir semua kejadian yang terjadi akhir-akhir ini. Kenapa aku selalu bertemu dengannya. Kenapa aku selalu merindukannya jika aku tidak bertemu dengannya. Kenapa kepalaku penuh dengannya. Oleh karena itu mungkin aku bersikap agak aneh akhir-akhir ini’
“nuguya?”
‘lee jinki’
Eun cha terdiam membaca notes hyo ri. Matanya terbelalak.
“lee jinki? Kau menyukai lee jinki hyo ri-a?”
Hyo ri terdiam. Wajahnya memerah. eun cha yang melihat tingkah hyo ri langsung menghela nafas lega. Bebannya terangkat satu.
“aku pikir kau menyukai minho, aku hampir mati gila memikirkan mu dengan minho. Aku benar-benar merasa telah merusak hubunganmu dengan minho”
Hyo ri yang mendengar ucapan eun cha langsung mencibir.
‘kau gila apa? Mana mungkin aku menyukai pemuda gila seperti itu? Aish!! Seperti tidak ada cowok lain saja di dunia ini’
Eun cha yang membaca notes hyo ri langsung tertawa terbahak –bahak. Hyo ri pun memanyunkan bibirnya.
***
Jinki sedang duduk di bangku di pinggir danau ketika ia merasa seseorang menghampirinya. Jinki menoleh.
“soo ae –a?”
Soo ae tersenyum ke arah jinki dan duduk disampingnya.
“aku sudah dengar dari eun hee, katanya kalian sekarang sudah bertunangan? Kenapa kau tidak memberikan undangannya kepadaku? Aish kau jahat sekali!!”
Jinki terkekeh sedikit sebelum akhirnya menatap danau kembali.
“eun hee berkata kami bertunangan yah? Aku tidak merasa bertunangan dengannya soo ae-a, aku merasa dijodohkan dengannya.”
“ne?”
“aku tidak mencintai eun hee soo ae-a.. tidak sama sekali”
***
“lalu bagaimana? Aku mendukung sih hubungan mu dengannya, tapi, sepertinya berat. “
Hyo ri menatap eun cha sejenak. Ia tersenyum getir sebelum menuliskan sesuatu di notesnya.
‘aku sadar dengan keadaan diriku eun cha-a, aku tidak pernah memaksakan sesuatu terhadap jinki. Cukup berada disampingnya dna melihatnya bahagia sudah cukup bagiku. Aku cukup sada diri aku siapa dan dia siapa’
Eun cha menatap hyo ri tajam. Ada sedikit luka di wajahnya. Dan eun cha tidak menyukai itu.
“sudah kubilang hyo ri-a, jangan pernah berbicara seperti itu. Jika jinki mencintaimu dia akan menerima mu apapun keadaanmu. Apapun!!”
Hyo ri tersenyum getir. Dan lagi-lagi eun cha menangkap luka dalam senyumnya itu.
“aku tidak peduli hyo ri dengan keadaan mu atau kau siapa, yang aku tahu kau sama seperti kami tidak ada bedanya. Kau manusia dan kau wanita. Kau masih muda. Dan kau berhak mendapatkan apa yang kau mau. Bahkan cinta yang menurutmu tidak mungkin itu.”
Hyo ri terdiam. Kembali teringat wajah jinki di ruang operasi lalu. Begitu pucat. Seandainya saja ia tidak melangkahkan kakinya ke ruang operasi. Seandainya saja ia tidak membanting nampan waktu di café. Seandainya saja ia tidak pernah bertemu dengannya.
Tanpa hyo ri sadari air matanya mengalir. eun cha terdiam melihat sikap hyo ri.
“hyo ri-a”
Hyo ri mendongakkan kepalanya. Eun cha menatapnya khawatir.
“apapun yang terjadi aku selalu ada disampingmu. Jangan pernah memendam perasaan mu sendirian. Pasti beratkan?”
***
Soo ae terdiam. Wajah jinki tampak dingin terlihat dari samping. Tidak ada binar –binar kebahagiaan seperti yang biasanya dipancarkan pasangan kekasih yang ingin melangsungkan pernikahan.
“apa maksudmu jinki-a?”
Jinki tersenyum kecil.
“kau tahu soo ae -a? aku adalah anak seorang pengusaha ternama di korea ini. Aku adalah satu-satunya ahli waris yang dibanggakan,.aku selalu dituntut mengerjakan semuanya tanpa mengenal perasaan. Dan itu membuatku sama sekali tidak sempat untuk sekedar melirik atau merasakan yang namanya cinta. Akh,aku sendiri tidak mengerti apa itu cinta.”
“jinki-a..”
“eun hee, dia sudah kuanggap adikku sendiri. Orang yang sangat kusayang. Terlalu saying hingga akhirnya aku sendiri tidak memperhatikan wanita lain di sampingku kecuali eun hee. Karena aku merasa, semua wanita disampingku hanya menginginkan harta ku. Kau mengerti maksudku?”
Soo ae terdiam. Ia menatap jinki dalam. Ia mengerti kenapa jinki bersikap seperti itu. Hal itu pula yang membuatnya sering kabur dari rumah dulu ketika sma. Dan berteman baik dengan key .ia dan key, sering terlihat di jalanan mencopet, bahkan memeras orangtua yang lewat dijalan yang biasa soo ae lalui sehabis mengantarkan makanan untuk ayahnya yang bekerja.
Tetapi soo ae tidak pernah memusingkan hal itu, toh selama mereka tidak mengganggunya ia tidak peduli. Itulah soo ae, dahulu. Sebelum akhirnya ia mengenal key secara dekat dan mengetahui semua masalahnya.
“eun hee, selalu berada di sampingku. Selalu melindungiku. Selalu berusaha membuatku bahagia. Dulu aku sempat berfikir, mungkinkah aku jatuh cinta padanya? Tetapi soo ae-a sekarang aku sadar. Aku tidak mencintainya. Tidak sama sekali.”
Soo ae terdiam. Bukan ini yang mau ia dengar dari seorang jinki. Sama sekali bukan. Ia tidka bermaksud mendengar ini. Karena ia sangat mengenal eun hee. Dan ia tahu, eun hee sangat mencintai jinki. Harga diri eun hee tentu terluka jika mengetahui hal ini.
“eun hee, sudah kuanggap sebagai adikku. Tetapi ketika appa dan omma ku berkata aku akan menikah dengannya aku sama sekali tidak keberatan karena bagiklu, memang hanya eun hee yang pantas mendampingiku. Tetapi..”
“tetapi?”
“tetapi akhir-akhir ini aku merasa bimbang. Entah apa yang ada didalam benakku, aku merasa eun hee bukan pendamping hidupku. Ada seseorang yang ditakdirkan olehku, meski aku tidak mengetahuinya.”
Jinki menatap soo ae sejenak dan tertawa kecil.
“mungkin terdengar melankolis dan terlalu feminism bagimu ya, tetapi itulah yang kurasakan, apalagi setelah aku bertemu dengannnya. Dewi penyelamatku.”
“dewi penyelamat?”
“ne. orang yang telah mendonorkan darahnya untukku, aku merasa, sangat berhutang budi padanya. Akh mungkin lebih. Aku merasa benar- benar berterimakasih padanya, karena tanpa dia mungkin aku tidak akan pernah bertemu denganmu”
“apakah kau mengetahui siapa dia?”
“ne, dia eun cha.Kim eun cha. Sepertinya kau mengenalnya.”
“ah, temen kerja hyo ri-a, adiknya key”
“hyo ri? Adiknya key? Kenapa aku baru tahu?”
“dia datang kesini kok, kau pasti sudah pernah melihatnya.”
Jinki mengerjap-ngerjapkan matanya. Kepalanya mendongak menatap langit. Terbayang wajah seorang wanita yang ada dihadapannya tadi. Wanita berkulit putih dengan rambut panjang yang selalu dikuncir kuda.
“ah, dia. Mianhae, dia selalu diam padaku. Tidak pernah berbicara sepatah katapun padaku. Susah untukku mengingatnya. Kau tahu kan? Aku susah sekali mengingat orang yang jarang berbicara denganku”
Soo ae tersenyum.
“lalu, apakah kau mencintai dewi penyelamatmu itu?”
jinki terdiam.
“entahlah. Aku tidak mengerti sepertinyaa..”
Jinki terdiam. Entah mengapa hatinya memberontak. Ia tahu bukan ini yang ia inginkan. Ia memang bersimpati terhadap dewi penyelamatnya tapi entah kenapa ada sesuatu yang mengganjal. Dan entah kenapa ia merasa eun cha bukanlah dewi penyelamatnya. Ada seseorang, seseorang yang jinki sendiri tidak mengetahuinya. Tetapi jinki yakin bukan eun cha
“sudahlah, lebih baik kita masuk. Sudah waktunya makan malam kan?”
“ne”
***
Eun hee menatap jinki dan soo ae tajam. Airmata nya mengalir. Tanpa soo ae dan jinki tahu. Eun hee mendengar percakapan mereka. Dan rasanya sangat sakit. Mengetahui bahwa jinki sama sekali tidak mencintainya.
Hati eun hee mulai goyah. Akankah jinki tetap bersamanya? Akankah jinki tetep berada disisinya? Meski ia tahu jinki tidak mencintainya?
Eun hee menghapus air matanya dan bergegas meninggalkan soo ae dan jinki yang hendak berjalan menuju cottage. Ia benar-benar tidak ingin jinki tahu bahwa ia mendengar pembicaraan mereka.
Yah, lebih baik begini. Berpura-pura tidak tahu dan terus berada di sisi jinki.
***
Hyo ri menatap eun cha. Sebelum akhirnya ia membulatkan tekadnya. Dengan cepat ia menulis sesuatu.
‘eun cha-a, sekali lagi mianhae, aku telah merahasiakan sesuatu padamu’
eun cha memiringkan kepalanya. Ia menatap hyo ri heran.
‘sebenarnya eun cha-a, dewi penyalamat yang ia cari selama ini, Itu aku.’
“MWEO???”
***
Minho berdiri di depan pintu kamar eun cha dan hyo ri. Terdiam. Matanya menerawang tanpa arah. Kepalanya berputar-putar. Hatinya terasa pilu.
Yah, sudah lama minho berdiri di depan kamar eun cha dan hyo ri. Tentu tanpa mereka berdua ketahui. Tanpa maksud menguping minho mendengar semua percakapan eun cha dan hyo ri. Meski hanya eun cha yang berbicara, ia bias menerka-nerka apa yang hyo ri katakana padanya. Dan lagi-lagi, ia merasa bersalah sangat bersalah.
Air mata minho menetes tanpa ia sadari.
“mianhae hyo ri-a, mianhae, semuanya karena aku. Karena aku.. mianhae..jeungmal mianhae..”
***
“kenapa tidak pernah kau katakna pada jinki?”
‘tidak perlu. Tidak usah. Lebih baik seperti ini’
“tapi ia mengira dewi penyelamatnya itu aku!!!”
‘aku tidak keberatan’
“kau bodoh hyo ri-a”
Hyo ri tersenyum getir. Sebelum akhirnya menulis di notesnya.
‘jika aku mengatakan itu padanya sekarang sudah terlambat kan?’
***
Minho masih terdiam di depan kamar eun cha dan hyo ri. jinki, ternyata selama ini hyo ri lah dewi penyelamat yang dicari jinki. Dan hyo ri tidak bias mengatakannya. Karenahyo ri tidak bisa bicara. Dan itu semua terjadi karena ku.
Minho menarik nafas panjang. Rasanya terlalu berat dan sudah cukup apa yang ia dengar kali ini. Ia tidak sanggup mendengar kembali apa yang akan hyo ri ceritakan pada eun cha. Sudah cukup. Cukup sampai disini.
‘TOK TOK’
“hyo ri-a, eun cha -a, turun!!! Kita makan!!!” ujar ku riang. Berusaha menutupi semuanya.
***
Minho , soo ae, key , jinki dan eun hee duduk di meja makan. Sementara eun cha dan hyo ri menghidangkan makanan untuk mereka.
Dengan cekatan aya dan hyo ri menghidangkan satu—persatu masakan yang telah mereka masak. Sementara minho,key,jinki dan soo ae sibuk berbincang – bincang sedangkan eun hee. Sibuk menatap tajam eun cha. Sang dewi penyelamat jinki.
“yaa, eun cha -a, kau cekatan sekali yah melakukan semua ini. Berbeda dengan seseorang” ujar minho melirik hyo ri. Hyo ri yang menyadari itu langsung memasang wajah galak terhadap minho.
“aish!minho-a, jangan selalu menggoda hyo ri. Nanti kau bias jatuh cinta terhadanya lo!” ujar key seraya mengedip-ngedipkan matanya pada minho.
“dega?? Yaa!!! Hyung!! Mana mungkin aku jatuh cinta padanya. Aku kan sudah mencintai wanita lain!!”
“mweo? Nuguya?” ujar soo ae tak mau kalah.
“soo ae, apa kau lupa dengan pembicaraan kita di mobil. Aish!! Kau berjanji untuk meninggalkan key, lalu kau berpacaran denganku!”
“Andwe!!! Ya!!! minho-a!! kau ingin mati sekarang hah???”
“sudah-sudah, kalian ini tidak pernah berubah sejak sma. Selalu saja bertengkar!!!” ujar jinki seraya tertawa kecil.
“kau juga tidak berubah jinki-a, tetap saja menempel seperti buss dan dora dengan eun hee!!”
“mweoya??? Buss dan dora????!!!! Ya!! minho-a, memangnya aku ini monyet hah???”
“yah, 11 12 lah kau dengan buss!!” ujar key pelan yang disambut jinki dengan pelototan.
“nah kan, benar tidak eun hee-a?” ujar minho menatap eun hee. Eun hee tersentak seketika ketika minho bertanya padanya.
“ne” ujar eun hee tanpa mengetahui apa yang mereka bicarakan.
“nah kan!! Benar!! Eun hee saja mengakuinya jinki-a!!” ujar key setengah berteriak. Yang disambut tawa oleh semua orang yang berada disitu.
“eun cha -a,hyo ri-a, cepat lah. Tidak enak jika harus makan duluan”
“waeyo? Ujar eun hee menatap minho.
“kan lebih enak jika makan bersama-sama eun hee –a”
“mereka kan bisa menyusul, lagian sepertinya mereka menikmati menyiapkan hidangan. Toh itu pekerjaan mereka sehari-harikan? Menjadi pelayan?”
Seketika suara tawa di ruangan itu terhenti. Soo ae,key,dan minho menatap eun hee kaget. Sementara jinki menatap eun hee tajam. eun cha dan hyo ri yang ,mendengar ucapan eun hee terdiam seketika. Sebelum akhirnya kembali menghidangkan makanan.
“eun hee-a, jangan berbicara seperti itu”
“waeyo? Kenyataankan? Mereka memang pelayan.” Ujar eun hee seraya melirik eun cha tajam. Hyo ri yang mendengar ucapan eun hee tabpa sengaja membanting piring yang ia letakkan di sebelah jinki. jinki terlonjak. Tetapi segera terdiam. Ia merasa kejadian ini pernah terjadi.
Eun hee yang mendengar itu langsung menatap hyo ri tajam. Yang dibalas hyo ri dengan tatapan yang tak kalah tajam. Sementara eun cha aya, minho,key , dan soo ae diam memperhatikan mereka.
Jinki masih termangu ketika akhirnya ia sadar. Hyo ri adalah pelayan tidak sopan dan kasar yang telah melayaninya dengan kasar di café tempat eun cha bekerja. Dengan cepat jinki berdiri. Ia menatap hyo ri geram.
“Kau??? Kau pelayan kurang ajar yang melayaniku di malam itu kan????”
Hyo ri tersentak. Dengan cepat diarahkan matanya menatap jinki. Hyo ri hendak membuka mulutnya ketika ia menyadari kembali sesuatu. Ia tidak bias berbicara. Hyo ri kembali menunduk.
“aish!! Ternyata kau!! Selama ini aku merasa pernah melihatmu dimana ternyata itu kau? Pelayan yang membuatku kesal di malam sebelum aku kecelakaan!! Itu kau kan????”
Hyo ri terdiam. Kepalanya tertunduk. Semua orang menatap jinki dan hyo ri dengan wajah tidak mengerti.
Jinki menatap hyo ri geram. Tangannya terkepal.
“kenapa kau diam saja? Apa kau tidak diajari sopan santun? Aish!!! Bahakan kau tidak meminta maaf padaku????? Wanita macam apa kau!!!”
“jinki-a!!!” ujar minho setengah berteriak. Jinki menatap minho sekilas sebelum akhirnya menatap hyo ri tajam.
“dia ini wanita ini, dia yang menyebabkan aku kecelakaan di malam. Karena aku merasa kesal aku menyetir mobilku dengan kencang sehingga aku kecelakaan!!! Aish!!! Dia tidak meminta maaf padaku!!! Bahkan sekarang pun tidak!! Aish!! “
“jinki-a, sudahlah lupakan saja! Aku mewakilinya meminta maaf!” ujar minho menatap jinki.
“annio. Aku ingin mendengar nya langsung . aku ingin mendengar ia meminta maaf padaku langsung!! Saat ini!!!”
Hyo ri terdiam. Hatinya serasa dicabik-cabik. Ternyata ia adalah penyebab jinki kecelakaan. dan ia tahu, jinki membencinya. Rasanya sangat mengenaskan.
‘mianhae.. mianhae..’
“dasar tidak tahu diri. Masih saja tidak mau berbicara. Tidak mau meminta maaf” ujar eun hee pelan. Key menatap eun hee tajam. Hatinya serasa tercabik mendengar perkataan eun hee. Hyo ri masih tertunduk. Air mata mulai tergenang di pelupuk matanya. Eun cha perlahan meringsut mendekati hyo ri dan mengeles-elus punggung hyo ri.
“jinki-a, sebenarnya_”
“jangan membelanya eun cha -a, aku tidak ingin mendengar apapun kecuali permintaan maaf yang keluar dari bibirnya. Aku ingin mendengar suaranya meminta maaf padaku”
Minho menatap jinki tajam. Ia ingin sekali saat itu menamparnya, tetapi tidak bisa. Tubunya terasa kaku. Ia hanya bisa terdiam menatap hyo ri yang menunduk dihadapan jinki yang mendongakkan kepalanya. Seperti seorang tuan besar terhadap pelayannya. Dan rasanya sangat menyedihkan melihat pemandangan itu.
Key menatap eun hee tajam. Memang sejak dulu ia tidak menyukai eun hee, jika bukan karena ia adalah orang yang berarti bagi jinki key tidak akan pernah mengganggap eun hee ada. Bahkan mungkin key tidak segan –segan menampar eun hee di sini. Di ruang makan. Di depan semua orang.
Hatinya terluka hyo ri nya, hyo ri kecilnya, dipermalukan di depan semua orang. Dan key, kakaknya tidak bisa berbuat apa-apa. Hanya bisa terdiam menatap semua ini. Dan itu sang ngat menyiksa baginya. Terlalu menyiksa.
Soo ae menatap hyo ri. Terlihat bulir-bulir air mata yang mulai jatuh mengalir dari pipinya yang putih. Soo ae tidak tega. Rasanya ingin berdiri dan memeluk hyo ri, gadis yang ia sayangi seperti adiknya sendiri itu. Dan berkata di hadapan mereka semua bahwa hyo ri bisu!! Dan tidak mungkin bisa melakukan hal yang jinki inginkan.
Tetapi apakah itu pantas? Apakah itu hal terbaik? Bagaimana dengan perasaan hyo ri? Selama ini soo ae selalu berusaha tidak mengungkit-ungkit bahwa hyo ri bisu. Dan apakah ia harus mengatakan hal yang sangat tabu baginya itu di depan semua orang saat ini?
Tidak soo ae tidak bisa.
Eun cha mengelus punggung hyo ri pelan. Rasanya ingin berteriak kepada jinki bahwa orang yang menyebabkan dirinya kecelakaan adalah orang yang sama yang telah menyelamatkannya. Tetapi tidak bisa. Janji yang telah ia ucapkan pada hyo ri. Tidak bisa dilangggar. Dan Eun cha hanya bisa terdiam. Menunggu bagaimana reaksi hyo ri selanjutnya.
Hyo ri menghapus air matanya. Dengan cepat ia mengeluarkan notesnya. Dan menuliskan sesuatu. Dan ia menyerahkannya pada jinki. Dengan wajah tersenyum.
‘ mianhae, jeongmal mianhae. Selama ini aku ingin mengatakan itu padamu tetapi mulutku terkunci rapat. Suaraku tak bisa keluar.
Mianhae, karena telah membuat mu mengalami kejadian yang tidak menyenangkan. Mianhae atas semua perlakuanku padamu.
Mianhae aku tidak bisa menebus nya dengan apa yang kau inginkan.
Karena aku bisu.’
***
Jinki menatap tangan hyo ri yang terulur memegang sebuah notes. Wajahnya berkerut. Ada rasa iba di hati jinki begitu melihat wajah hyo ri yang terlihat sangat terluka. Tetapi harga diri jinki terlalu tinggi.
Dengan cepat diraihnya notes hyori. Dan dibacanya. jinki terdiam. Tangannya bergetar.
***
Hyo ri membungkukkan badannya kepada semua orang di meja makan. Dengan cepat dilangkahkan kakinya ke tangga menuju kamarnya.
‘tuhan, kenapa aku harus bisu?? Kenapa ??’
***
“hyo ri-a, dia bisu. Sejak smp. Karena waktu itu, ia pernah tertabrak truk. Dan pita suaranya terluka. Sehingga ia tidak bisa mengularkan suara sedikitpun. Aku mengerti, mungkin bagi dirimu yang merupakan tuan besar, seorang pelayan bersikap kasar padamu merupakan penghinaan yang besar. Tetapi, aku yakin hyo ri tidak bermaksud buruk. Dan aku yakin ia ingin meminta maaf secara langsung padamu, tetapi tidak bisa. Karena hyo ri. Bisu.”
Key bergegas berdiri di ikuti yuuri dan Eun cha menuju kamar hyo ri. Sementara jinki masih terpaku menatap notes yang telah hyo ri tulis.
“bisu ya bisu, tidak ada hubungannya dengan tata krama. Kalau tidak sopan ya tidak sopan! Dasar gadis tidak tahu diri!” ujar eun hee pelan seraya mengunya makanan yang terhidang di meja makan. Minho menatap eun hee tajam.
“eun hee-a, aku menghormatimu karena kau adalah orang yang jinki sayangi, selama ini aku selalu diam jika kau sedang menjelek-jelakkan orang. Tetapi, jika aku mendengar kau berbicara seperti itu lagi mengenai hyo ri, aku tidak akan segan-segan untuk menamparmu”
Eun hee menatap minho diam. Sementara minho bergegas menuju kamar hyo ri.
***
Jinki masih menatap notes hyo ri dengan perasaan bersalah. Ia merasa seperti orang yang sangat jahat kali ini. Terlalu jahat.
Tanpa Jinki sadari, Jinki mulai mengukir kembali nama seorang wanita di hatinya. Kim hyo ri, wanita yang selama ini ia benci. Dan wanita yang membuatnya bersimpati di waktu yang sama.
To Be Countinued….

4.20.2011

Leeteuk khawatir tentang wamil, Heechul ingin menikah antar ras & Yesung masih tergila2 dengan Moon Geun Young?


.Masih dalam wawancara Heechul, Leeteuk, Yesung, dan Shindong dengan reporter dari JoongAng. Disini mereka juga mengungkapkan mengenai rencana2 masa depan mereka mengenai wamil, pacaran, pernikahan dan juga mengenai album baru mereka.


Leeteuk mengungkapkan,“Ssebenarnya saya banyak khawatir mengenai pelayanan saya. Saya masih belum yakin, tapi secara personal saya rasa saya akan masuk sekitar di akhir tahun ini ataw awal tahun depan. Saya juga berfikir menganai ini akan keren jika kami semua masuk bersamaan di waktu yang sama, karena usia kami sama. ”




Mengenai pacara, Heechul mengungkapkan, “Ini bukannya saya tidak pacaran, tapi sekarang saya tidak memiliki rencana pacaran ataupun pernikahan. Saya tidak pernah berada dalam suatu hubungan dimana ini berakhir setelah beberapa bulan. Saya ingin menikah antara 33 atau 35 tahun dan meskipun saya telah mengatakan ini beberapa kali sebelumnya, saya sedang memikirkan sebuah pernikahan antar ras juga.”



Saat ditanya mengenai skandalnya dengan Kim Yuna, Leeteuk mengklarifikasi, “Saya telah mengklarifikasi ini berulang kali, tapi orang masih cenderung bertanya mengenai ini. Untuk mengulang lagi, saya meminta maaf/bersalah pada Kim Yuna atas apapun cara saya mempengaruhinya. Saya tidak pernah bertemu dengannya lagi setelah iklan seragam yang kami bintangi bersama. dan Yesung berteman dengannya di mini-homepage sebelum saya.”

“Jadi maksudnya kamu tidak berpacaran dengan siapapun?” Leeteuk membalas, “Saat saya tidak melakukan sesuatu, saya berada dirumah dan surfing internet jadi saya tahu rumor2 dengan baik juga. Mereka semua salah paham. (tertawa). Saya sedang memikirkan menikah sekitar 35 or 37 tahun.”



Karena Shindong telah memilii seorang pacar dan berpotensi pada pernikahan, spotlight dialihkan pada Yesung. “Selama 10 tahun ini, wanita ideal saya adalah Moon Geun Young-ssi (laughter).”



Terakhir, saat ditanya mengenai rencana untuk perilisan album, Leeteuk mengungkapkan, “Diawal, kami akan mengeluarkan album kelima kami pada musim panas ini. ”